
Negara bertanggung jawab untuk memastikan perempuan memperoleh layanan kesehatan yang adil, berkualitas, dan responsif. Untuk memperkuat komitmen tersebut, Kementerian Kesehatan menyelenggarakan Forum Nasional Kesehatan Perempuan 2026 dengan tema “No Woman Left Behind: Akses Setara, Layanan Unggul, Masa Depan Tangguh”.
Forum Nasional Kesehatan Perempuan 2026 merupakan ruang kolaborasi strategis yang menempatkan perempuan sebagai aktor utama
dalam pembangunan kesehatan, dengan fokus memperkuat kebijakan, layanan, dan pemenuhan hak kesehatan yang adil, berkualitas,
serta responsif terhadap kebutuhan perempuan. Berlandaskan semangat perjuangan R.A. Kartini dan komitmen terhadap Sustainable
Development Goals (SDGs), forum ini menghimpun pemangku kepentingan lintas sektor untuk berbagi gagasan dan solusi inovatif
guna mendorong sinergi kebijakan dan program kesehatan perempuan yang inklusif, berbasis bukti, dan relevan dengan tantangan
nasional maupun global.
Setiap pengalaman, pendapat, dan masukan yang disampaikan dalam forum ini akan menjadi bagian dari perubahan. Karena kesehatan
perempuan bukan hanya urusan individu, tapi tanggung jawab kita bersama. Mari bergabung di forum ini dan sampaikan ide dan
gagasan Anda untuk meningkatkan derajat kesehatan perempuan Indonesia.
Hari/Tanggal: Rabu, 29 April 2026
Luring:
Ruang J. Leimena, Gedung Adhyatma lt 2, Kementerian Kesehatan
Jl. H.R. Rasuna Said Blok X5 Kav. 4-9 Jakarta Selatan
Daring:
Aplikasi Zoom dan Streaming Youtube (Kemenkes, Kemen PPPA, Kemendukbangga, UNFPA)
Perempuan kini berperan sebagai aktor utama dalam kebijakan dan sistem kesehatan. Pemenuhan hak kesehatan menjadi prioritas pembangunan nasional. Forum Nasional Kesehatan Perempuan 2026 menjadi ruang kolaborasi lintas sektor untuk menghimpun aspirasi, memperkuat kebijakan, dan mendorong solusi inovatif guna mewujudkan layanan kesehatan perempuan yang adil, berkualitas, dan responsif.
Secara umum, Fornas Kesehatan Perempuan 2026 bertujuan menghimpun dan mengintegrasikan masukan dari berbagai pemangku kepentingan dalam rangka memperkuat kebijakan dan program kesehatan perempuan yang inklusif, setara, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat...
Rekomendasi kebijakan kesehatan perempuan sebagai dasar rencana aksi nasional, masukan perencanaan kajian dan intervensi, peta isu prioritas lintas siklus kehidupan, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, profesi, mitra pembangunan, NGO, dan sektor swasta.
Tema:
“No Woman Left Behind: Akses Setara, Layanan Unggul, Masa Depan Tangguh”
Sub Tema:
1. Layanan kesehatan perempuan
2. Kebijakan Kesehatan yang Responsif Berkeadilan
Forum Nasional Kesehatan Perempuan dilaksanakan dalam 4 tahap kegiatan
April • Minggu 1-3
Tahap persiapan meliputi briefing dan diskusi dengan stakeholders kunci terkait, expert, mapping existing regulations, serta penyiapan tools dan website untuk menghimpun masukan dari publik
29 April 2026
Pada tahapan puncak rangkaian kegiatan difokuskan pada diskusi mendalam tentang permasalahan kesehatan perempuan untuk mendapatkan alternatif-alternatif solusi dalam penanganan masalah kesehatan perempuan.
April - Mei • Minggu 1-2
Pada tahapan ini dilakukan analisis terhadap masukan dan tanggapan yang disampaikan publik serta konsultasi dengan direktorat terkait baik di Kementerian Kesehatan maupun pihak eksternal. Regulasi yang ada dipetakan dan dianalisis apakah masih relevan atau perlu diperbarui.
Mei • Minggu 3-4
Tahapan pasca fornas kesehatan perempuan adalah pertemuan dengan stakeholder terkait guna penguatan komitmen bersama. Komitmen bersama aktor terkait nantinya dapat dituangkan dalam dokumen kebijakan pelayanan kesehatan perempuan
Fornas Kesehatan Perempuan 2026 menjadi momentum strategis memperkuat kebijakan melalui sinergi lintas sektor guna mendukung pembangunan kesehatan dan kualitas SDM yang selaras dengan target nasional dan global.