web analytics
Header Ads

Daftar Pejabat

Prof. Asnawi Abdullah, Ph.D

Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

Prof. Asnawi adalah seorang profesional pada bidang Kesehatan Masyarakat dengan pengalaman lebih dari 30 tahun dalam penelitian, konsultasi, dan kepemimpinan akademis. Ia memperoleh gelar Ph.D dalam Epidemiologi dan Kesehatan Populasi dari Monash University dan gelar Master ganda, yakni dalam Manajemen Pelayanan Kesehatan dari Monash University dan dalam Kebijakan, Perencanaan dan Pembiayaan Kesehatan dari London School of Economics (DLSHTM). Latar belakang pendidikannya yang beragam dan kontribusi profesionalnya yang luas menjadikan beliau sebagai figur penting dalam lanskap kebijakan kesehatan. Beliau telah menjadi penasihat dan konsultan untuk organisasi-organisasi ternama, seperti Nossal Institute for Global Health, World Bank, ADB, UNICEF, dan WHO, dalam menangani tantangan kesehatan masyarakat yang kritis, termasuk epidemiologi, kesehatan ibu dan anak, sistem kesehatan, faktor-faktor risiko, dan penyakit tidak menular.

dr. Etίk Retno Wiyati, MARS, MH

Sekretaris Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

dr. Etik Retno Wiyati, MARS., MH. berkiprah dalam pengembangan kebijakan kesehatan dengan fokus pada tata kelola sistem kesehatan. Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret ini melengkapi kompetensi profesionalnya melalui Magister Administrasi Rumah Sakit Universitas Indonesia dan Magister Hukum UPN Veteran Jakarta, serta telah menyelesaikan pendidikan doktoral Ilmu Kesehatan Masyarakat di Universitas Indonesia. Sejak bergabung dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada 2008, beliau dipercaya mengemban berbagai peran kebijakan, termasuk menjabat sebagai Sekretaris Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan sejak 2024. Pengalaman internasionalnya sebagai Kepala Bidang Kesehatan PPIH Arab Saudi memperkuat kapasitas kepemimpinan lintas negara. Di luar tugas birokrasi, beliau aktif dalam penelitian dan publikasi ilmiah di bidang kebijakan kesehatan dan wisata medis.

Dwi Puspasari, SKM, M.Sc

Plt. Kepala Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan

Puspa, begitu beliau biasa disapa, merupakan pribadi kelahiran Medan, 26 Desember 1976. Besar dan tumbuh di Jakarta, beliau memperoleh gelar sarjana kesehatan masyarakat dari Universitas Indonesia (1998-2000) dan melanjutkan studi program magister dalam Ilmu Kesehatan Masyarakat di KIT Royal Tropical Institute yang bekerjasama dengan Vrije Universiteit Amsterdam, The Netherlands (2018-2019). Selain menjalankan tugas sebagai Plt. Kepala Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan, beliau merupakan seorang Analis Kebijakan Kesehatan khususnya terkait kebijakan kesehatan multilateral.

dr. Anas Ma'ruf, MKM

Kepala Pusat Kebijakan Sistem Ketahanan Kesehatan

Cukup banyak riwayat jabatan yang dipegangnya sebelum saat ini. Pernah menjadi Direktur Penyehatan Lingkungan, Kepala Pusat Data dan Informasi hingga Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Soekarno Hatta. Riwayat pekerjaannya yang tercatat sejak tahun 1999 menunjukkan dedikasi dan konsistensi dalam berkarier di sektor kesehatan. Selain pengalaman kerja yang ekstensif, dr. Anas Ma'ruf juga aktif dalam berbagai kegiatan internasional sebagai pembicara dan peserta dalam berbagai konferensi dan pelatihan di luar negeri, terutama yang berkaitan dengan pengendalian penyakit menular, kesehatan lingkungan, dan perubahan iklim. Di luar tugas pemerintahannya, dr. Anas Ma'ruf juga aktif dalam berbagai organisasi, mulai dari Ikatan Dokter Indonesia hingga organisasi kemahasiswaan. Riwayat pendidikannya yang mencakup S2 Kesehatan Masyarakat FKM UI dan pendidikan kedokteran UGM menunjukkan dasar akademik yang kuat untuk mendukung keahlian dan kepemimpinannya di bidang kesehatan. Beliau telah menerima berbagai penghargaan atas dedikasinya.

Lupi Trilaksono, SF, MM, Apt

Kepala Pusat Kebijakan Sistem Sumber Daya Kesehatan

Latar belakangnya yang mengesankan dan memiliki pengalaman luas sebelumnya sebagai Direktur Peningkatan Mutu Tenaga Kesehatan, telah berperan penting dalam membentuk strategi kesehatan nasional. Termasuk kontribusinya dalam meningkatkan kualitas tenaga kesehatan Indonesia. Keterlibatannya dalam kolaborasi Internasional ditunjukkan melalui Partisipasi yang aktif dalam ASEAN Medical Device Committee, ASEAN Medical Device Technical Committee, dan South East Asia Regulatory Network (SEARN). Perannya sebagai Ketua Kelompok Kerja Alat Kesehatan dan IVDs di SEARN sangat patut diperhatikan dan menunjukkan jangkauan internasionalnya melalui kolaborasi dengan AHWP, APEC, WHO, dan IMDRF.

Harditya Suryawɑnto, SH, LLM

Kepala Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global

Seorang diplomat dan ahli hukum internasional dan memiliki pengalaman luas di bidang diplomasi internasional, hukum, dan kebijakan global. Sebelum menjabat sebagai Kepala Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global, Harditya bertugas dalam berbagai peran strategis di Kementerian Luar Negeri RI dan perwakilan diplomatik Indonesia di luar negeri. Beliau menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum di Universitas Indonesia (1998–2002) dan meraih gelar Master of Laws (LLM) dari Columbia University Law School (2014–2015). Selama studi di Columbia, ia memperoleh penghargaan The Parker School Recognition of Achievement in International and Comparative Law.