Project Management Officer
dr. Retna Mustika Indah, MKM
Retna menyelesaikan pendidikan dokter dari Universitas Trisakti di tahun 2008 dan selesai menempuh pendidikan magister di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, peminatan Ekonomi Kesehatan pada tahun 2018. Sejak Februari 2024 mendapat penugasan sebagai Project Management Officer untuk Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan. Beberapa artikel ilmiah di bidang penyakit infeksi, terutama terkait tuberkulosis telah dipublikasikan oleh Retna. Beberapa kali Retna juga mendapatkan grant funding dari berbagai institusi untuk mempresentasikan hasil penelitiannya di sejumlah konferensi Internasional. Pengalaman di bidang penelitian selama 10 tahun menunjang Retna dalam melakukan pekerjaannya saat ini di BKPK, yaitu menyusun kebijakan berbasis bukti.
Mujiati, SKM, M.Kes
Muji lahir di Purwokerto, 3 Agustus 1980. Pendidikan yang pernah dijalani adalah S1 dan S2 Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro. Pengalaman kerja dimulai tahun 2003 sebagai pengajar di sebuah STIKes di Purwokerto, kemudian tahun 2010 diterima di Badan Litbangkes Kemenkes dan ditempatkan di Pusat Teknologi Intervensi Kesehatan Masyarakat sebagai peneliti. Tahun 2015 bergabung dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya dan Pelayanan Kesehatan. Beberapa survei kesehatan nasional yang pernah terlibat didalamnya yaitu Rifaskes 2011, Risnakes 2017, Riskesdas 2018, Rifaskes 2019, SSGI 2024, dan SKI 2023. Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Kesehatan kemudian bertransformasi menjadi Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan, dan di Pusjak ini Muji pernah menjadi Ketua Tim Kerja Promosi Kesehatan, Deteksi Dini dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular. Saat ini Muji sebagai Analis Kebijakan Ahli Madya.
Ketua Tim Kerja Kebijakan dan Strategi Layanan Kesehatan Perseorangan dan Masyarakat
Heny Lestary, SKM, MKM
Lahir di Jakarta pada 12 Januari 1975, Heny memulai pengabdiannya di Kemenkes berbekal ijazah Diploma III AKL Depkes. Sejak April 1999, ditempatkan di Balitbangkes dan mengawali karier sebagai staf administrasi. Setelah menyelesaikan tugas belajar pada 2004, Heny mulai menapaki karier sebagai Peneliti. Sejak 2010, memperoleh kepercayaan Pimpinan untuk merangkap jabatan fungsional dan struktural pada bidang teknis, serta berperan aktif dalam pengawalan berbagai survei kesehatan berskala nasional. Di antaranya adalah Rifaskes 2011 dan 2019, Riskesdas 2010, 2013, dan 2018, Sirkesnas 2016, Risnakes 2017, SKAM-RT 2020, hingga Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Selain itu, Heny juga terlibat dalam berbagai survei non-nasional sesuai agenda riset Balitbangkes. Penguatan kompetensi akademik ditempuh dengan meraih gelar SKM pada 2004 dan MKM pada 2010 dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Seiring transformasi kelembagaan Balitbangkes menjadi BKPK, pada 2022, Heny beralih ke jabatan fungsional Analis Kebijakan Ahli Muda. Selanjutnya, pada tahun 2023, melalui proses mutasi pegawai, ia mulai mengabdi di Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan dan dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Tim Kerja. Pada periode 2024–2025, Heny memperoleh kepercayaan Pimpinan untuk mengawal proses penyusunan RPMK yang dikoordinasikan oleh DitJen Kesehatan Primer dan Komunitas, sebagai bagian dari penguatan kebijakan upaya kesehatan.
Anggota
Ferdinan Samson Tarigan, SKM, MKM
Lahir di Kisaran 6 Februari 1977, pendidikan yang pernah dijalani adalah S1 Kesehatan Masyarakan Universitas Sumatera Utara dan melanjutkan pendidikan S2 Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Universitas Indonesia. Pengalaman bekerja dimulai dari Staf Bagian Hukum, Organisasi dan Hubungan Masyarakat, Sekretariat Direktorat Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat Departemen Kesehatan. Ybs pernah menjabat sebagai Kasubbid Kerjasama Kesehatan Multilateral dan Kepala Bagian Kerja Sama Kesehatan Regional. Saat ini menjabat sebagai Analis Kebijakan Ahli Madya di Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan.
Oster Suriani Simarmata, SKM., MKM
Oster biasa dipanggil, lahir di Bawang Itu pada 7 Oktober 1978. Menyelesaikan pendidikan S1 Kesehatan Masyarakat di Universitas Sumatera Utara dan melanjutkan S2 di Universitas Indonesia. Pengalaman bekerja di Kementerian Kesehatan dimulai pada tahun 2006 sebagai Peneliti Ahli Pertama di Puslitbang Ekologi dan Status Kesehatan. Saat ini menjabat sebagai Analis Kebijakan Ahli Muda di Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan
Sugiharti, SKM, MKM
Lahir di Jakarta Pusat pada 4 Mei 1971. Menyelesaikan pendidikan Magister Kesehatan Masyarakat di Universitas Indonesia pada tahun 2010. Memulai karier di Kementerian Kesehatan pada tahun 1995 sebagai Staf di Puslitbang Ekologi dan Status Kesehatan, dengan total pengabdian lebih dari tiga dekade. Sejak 15 Januari 2025, bergabung dengan Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan melalui proses mutasi pegawai dan saat ini menjabat sebagai Analis Kebijakan Ahli Muda.
dr. Yenni Risniati, M.Epid
Lahir di Jakarta 26 Agustus 1978. Pengalaman bekerja dimulai pada tahun 2012 sebagai Peneliti Ahli Pertama Pusat Teknologi Terapan Kesehatan Dan Epidemiologi Klinik hingga saat ini menjadi Pusjak Upaya Kesehatan. Saat ini menjabat sebagai Administrator Kesehatan Ahli Muda
Dian Widiati, S.Sos
Akrab disapa Dian, mengawali karier di Kementerian Kesehatan sejak tahun 2011. Berbekal latar belakang pendidikan Sarjana Ilmu Komunikasi dengan konsentrasi Hubungan Masyarakat, Dian berfokus pada penguatan komunikasi kebijakan kesehatan. Saat ini, ia bertugas sebagai Pranata Humas Ahli Muda di Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan. Di luar tugas kedinasan, Dian aktif menjadi Pengurus Pusat di Ikatan Pranata Hubungan Masyarakat (Iprahumas), sebagai bagian dari komitmennya untuk meningkatkan kapasitas profesional kehumasan sekaligus memperluas jejaring kolaborasi.
dr. Lamria Pangaribuan, M. Epid
Lamria adalah nama panggilannya, lahir di Gasaribu sebuah desa kecil di Kabupaten Tobasa Sumut pada tanggal 12 Februari 1973. Pendidikan S1 di FKUI dan S2 Epidemiologi Komunitas di FKM UI. Setelah tamat S1, melaksanakan PTT di Puskesmas Kabandungan Sukabumi sebagai Kepala Puskesmas. Tahun 2002 menjadi PNS di Balitbangkes sebagai Peneliti. Selama peneliti banyak terlibat dalam survei- survei besar seperti Riskesdas, SPTB, Survei Resistensi Obat TB, SKI yang dilakukan oleh Balitbangkes sebagai penanggung jawab teknis maupun sebagai ketua pelaksana. Saat Balitbangkes bertransformasi menjadi BKPK beralih dari jabatan fungsional peneliti menjadi Analis Kebijakan Ahli Muda. Sejak tahun 2022 sampai sekarang mengabdi di Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan.
Mutia Agroli, S.Hum
Mutia merupakan lulusan Program Sarjana Ilmu Filsafat Universitas Indonesia. Bergabung dengan Kementerian Kesehatan pada tahun 2019 dan saat ini bertugas pada Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan, Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan dengan Jabatan Fungsional Analis Kebijakan Ahli Pertama
Ketua Tim Kerja Kebijakan dan Strategi Tata Kelola Fasyankes Primer
Bunga Christitha Rosha, S.Sos, M.Si
Lahir dan bertempat tinggal di Bekasi. Menempuh pendidikan S1 Sosiologi di Universitas Jenderal Soedirman dan melanjutkan S2 Gizi Masyarakat di Institut Pertanian Bogor (IPB). Pengalaman bekerja dimulai pada tahun 2006 sebagai Peneliti pada Puslitbang Gizi dan Makanan kemudian tahun 2011 berpindah tugas ke Pusat Teknologi Intervensi Kesehatan Masyarakat. Bunga berkontribusi pada Survei Kesehatan Nasional seperti Rifaskes 2011, Riskesdas (2013 dan 2018), SKI (2023) SSGI (2020-2024). Selama menjadi peneliti telah terlibat di beberapa penelitian gizi dan kesehatan dan menerbitkan artikel ilmiah di berbagai jurnal ilmiah. Pada saat peralihan Badan Litbangkes menjadi BKPK, ditugaskan di Pusjak KGTK kemudian pada 1 April 2024 mutasi ke Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan. saat ini menjabat sebagai Analis Kebijakan.
Anggota
Jusniar Ariati, S.Si, M.Si
Jusniar nama sebutan yang biasa digunakan, lahir di kota Kediri, Jawa Timur, pada 15 Juli 1969, pendidikan tinggi yang pernah dijalani Sarjana Biologi dari Universitas Nasional dan S2 Bidang Entomologi Kesehatan dari IPB. Pengalaman bekerja sebagai Peneliti pada tahun 1997 di Badan Litbangkes, saat Litbangkes bertransformasi menjadi BKPK tahun 2022, maka beralih jabatan fungsional menjadi Analis Kebijakan di Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan, hingga saat ini
dr. Nova Sri Hartati, M.Gizi
Nova panggilan yang biasa digunakan, lahir Bukit Tinggi 24 Oktober 1978. Pengalaman bekerja dimulai menjadi Peneliti Ahli Pertama pada tahun 2012 pada Pusat Teknologi Terapan Kesehatan Dan Epidemiologi Klinik
apt. Anggita Bunga Anggraini, MKM
Lahir di Bungo Tebo 1 Desember 1986, pendidikan yang pernah dijalani adalah S1 Apoteker pada Universitas Indonesia dan S2 Kesehatan Masyarakat pada Universitas Indonesia. Pengalaman kerja dimulai sebagai pada tahun 2012 sebagai Peneliti pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya dan Pelayanan Kesehatan. Saat ini menjabat sebagai Analis Kebijakan Ahli Muda
Totih Ratna Sondar Setiadi, SKM
Lahir di Jakarta, 8 Oktober 1970, ia memulai pengabdian di Puslitbang Ekologi Kesehatan pada tahun 1998 sebagai staf administrasi berbekal D3 APK-TS Depkes. Setelah menyelesaikan S1 Kesehatan Masyarakat di Universitas Indonesia, ia berkarier sebagai peneliti sejak 2014. Pada tahun 2022, ia bergabung dengan Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan dan saat ini menjabat sebagai Administrator Kesehatan Ahli Pertama
Asri Guswati Pertiwi, S.Kom
Asri bergabung dengan Kementerian Kesehatan pada tahun 2016. Lulusan Sarjana Sistem Informasi, Universitas Gunadarma. Saat ini bertugas pada Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan, Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan dengan Jabatan Fungsional Analis Kebijakan Ahli Pertama
Mardiansyah, SE
Lahir di Jakarta 29 Januari 1989, Pendidikan yang pernah dijalani S1 Sistem Informasi Akuntansi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Y.A.I di Kramat Raya Jakarta Pusat.Pengalaman bekerja dimulai tahun 2012 di Badan Litbang Pusat Humaniora Jakarta sebagai Honorer / PPNPM , kemudian tahun 2025 bergabung ke Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan Menjadi PPPK.
Ketua Tim KerjaKebijakan dan Strategi Layanan Kesehatan Lanjutan dan Klinis
dr. Made Dewi Susilawati, M.Epid
Made, nama familiar di lingkup kedinasan, lahir di Singaraja, Bali 19 Agustus 1972. Beliau mengeyam pendidikan S1 di FK UGM dan S2 Epidemiologi Klinik di FKM UI. Setelah tamat S1 berkesempatan sebagai Kepala Puskesmas di Kabupaten Indramayu saat PTT. Tahun 2002 diangkat menjadi PNS di Kabupaten Bogor dan mulai meniti karir sebagai Kepala Puskesmas, Kepala Seksi di Dinkes Kabupaten Bogor dan Kepala UPT Labkesda. Saat Balitbangkes bertransformasi menjadi BKPK beralih dari jabatan fungsional peneliti menjadi Administrator Kesehatan Ahli Muda dan berkesempatan menjadi surveyor FKTP. Sejak tahun 2022 sampai sekarang mengabdi di Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan
Anggota
dr. Rossa Avrina, M.Epid
Akrab disapa Ocha, ia adalah seorang Administrator Kesehatan Ahli Muda di Kementerian Kesehatan RI. Mengawali karier sebagai peneliti di Kementerian Kesehatan bidang penyakit menular dengan latar belakang pendidikan Dokter Umum dari Universitas Andalas dan Magister Epidemiologi Klinik dari Universitas Indonesia. Selain memiliki publikasi ilmiah, ia juga mengikuti berbagai pelatihan klinis dan riset yang mendukung pelayanan kesehatan.
Fitra Mukti Nanggoro, SKM, MKM
Lahir di Bogor pada 24 Juli 1984, pendidikan yang pernah dijalani adalah S1 Kesehatan masyarakat di STIKIM dan melanjutkan pendidikan S2 Kesehatan Masyarakat di Universitas Indonesia. Pengalaman bekerja di Kemenkes dimulai tahun 2006 di Biro Umum Sekjen sebagai Staf. Mulai bergabung dengan Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan pada tahun 2024 melalui proses mutasi pegawai dan saat ini menduduki jabatan Analis Kebijakan Ahli Pertama
Arvina Silalahi, S.Kep, Ners, MPH
Lahir di Ternate 25 April 1985, pendidikan yang pernah dijalani adalah S2 Kesehatan Masyarakat di Universitas Gadjah Mada. Pengalaman bekerja dimulai dari pegawai dari RSUD Jailolo Kab. Halmahera Barat, pada tahun 2020 bergabung dengan Puslitbang Sumber Daya dan Pelayanan Kesehatan yang sekarang bertransformasi menjadi Pusjak Upaya Kesehatan. Saat ini menjabat sebagai Analis Kebijakan Ahli Muda
dr. Annisa Rizky Afrilia
Lahir di Surabaya 20 April 1985, pendidikan yang pernah dijalani adalah S1 Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional. Pengalaman kerja dimulai tahun 2015 sebagai Peneliti di Pusat Teknologi Terapan Kesehatan Dan Epidemiologi Klinik yang bertransformasi menjadi Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan. Jabatan yang saat ini dijalani adalah Administrator Kesehatan
Anissa Rachmawati, S.KPM
Icha nama panggilannya, merupakan lulusan Sarjana Komunikasi Pengembangan Masyarakat Institut Pertanian Bogor. Bergabung dengan Kementerian Kesehatan pada tahun 2018 dan saat ini bertugas di Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan sebagai Analis Kebijakan.
Ketua Tim Kerja Kebijakan dan Strategi Tata Kelola Fasyankes Lanjutan
dr. Natalie Laurencia, M.Sc
Natalie panggilan akrab yang biasa digunakan, lahir di Jakarta pada 25 Desember 1981, menjalankan pendidikan Kedokteran Umum di Universitas Kristen Indonesia dan merampungkan pendidikan S2 bidang Microbiology and Immunology di The University of Nottingham di Inggris pada tahun 2022. Pengalaman kerja dimulai pada tahun 2008 sebagai dokter PTT di Balai Kesehatan Paru Masyarakat provinsi Maluku. Tahun 2010 bergabung di Kementerian Kesehatan sebagai peneliti di Pusat Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan Badan Litbangkes sebagai ketua penelitian, anggota dan tim teknis dengan fokus pada penelitian terkait penyakit menular dan riset nasional seperti Konsorsium Vaksin Tuberkulosis 2012-2017, Riskesdas 2013, Survei Prevalensi TB Nasional 2013-2014, Riset PTM 2016 serta Survei Kesehatan Indonesia 2023. Sebelumnya di tahun 2023-2024 beliau bertanggung jawab sebagai Ketua Tim Kerja Kebijakan Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular dengan jabatan fungsional sebagai Analis Kebijakan Ahli Pertama pada Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan.
Anggota
drg. Tince Arniati Jovina, MKM
Tince, nama panggilan yang biasa digunakan. Lahir dan besar di Jakarta, menyelesaikan pendidikan S1 di FKG. Univ Prof.Dr. Moestopo (B), masuk bergabung dalam Badan Litbangkes pada tahun 1998, setelah menyelesaikan program PTT di RS Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Kemudian mendapatkan beasiswa dari Badan Litbangkes untuk melanjutkan pendidikan magister kesehatan Masyarakat, UI (Biostatistik). Adapun pengalaman mengikuti Survey Skala Nasional Riskesdas 2007, Riskesda 2013, Riskesdas 2018, SKI 2023 (Blok Kesehatan gigi & mulut), Riset tenaga Kesehatan dan Riset Fasilitas Kesehatan. Serta ikut berperan sebagai Site Coordinator di RS Soeradji Tirtonegaoro Klaten, RS Dr. Tadjuddin Chalid, RS Darurat COVID 19 Wisma Atlet Kemayoran dalam kegiatan Uji Klinik Plasma Convalescent. Publikasi sesuai kepakaran riset di bidang epidemiologi. Saat ini menduduki di Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. Mengabdi di Pusjak Upaya Kesehatan sejak tahun 2023
Dr. Hadjar Siswantoro, M.Sc
Lahir di Purworejo 28 Januari 1968, pengalaman bekerja di Balitbangkes dimulai pada tahun 2003 di Puslibang Biomedis dan Farmasi sebagai Peneliti Ahli Pertama. Saat ini menduduki jabatan sebagai Administrator Kesehatan Ahli Muda
Syachroni, S.Si, M.Kes
Lahir di Jakarta 27 Februari 1987, pendidikan yang pernah dijalani adalah S1 Biologi Universitas Padjajaran dan melanjutkan S2 Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Universitas Airlangga. Pengalaman bekerja dimulai tahun 2010 di Pusat Teknologi Terapan Kesehatan Dan Epidemiologi Klinik sebagai Peneliti, tahun 2018 berpindah tugas ke Sekretariat BKPK, kemudian tahun 2025 bergabung kembali ke Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan. Selain menjabat sebagai Analis Kebijakan Ahli Pertama juga sebagai Project Management Officer (PMO).
Lusitawati, S.Si, M.Si
Lahir di Bandung 6 Mei 1972, pendidikan yang pernah dijalani adalah S2 Bioteknologi di Institut Pertanian Bogor. Pengalaman bekerja dimulai dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan sebagai Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Pertama, kemudian tahun 2017 bergabung dengan Puslitbang Sumber Daya dan Pelayanan Kesehatan yang sekarang bertransformasi menjadi Pusjak Upaya Kesehatan. Saat ini menjabat sebagai Analis Kebijakan Ahli Muda
dr. Makassari Dewi, MARS
Lahir di Ujung Pandang 21 Februari 1979, pendidikan yang pernah dijalani adalah S2 Administrasi Rumah Sakit. Pengalaman kerja dimulai pada tahun 2008 di Sekretariat Badan Litbangkes, kemudian tahun 2011 bergabung dengan Pusat Teknologi Terapan Kesehatan dan Epidemiologi Klinik yang sekarang bertransformasi menjadi Pusjak Upaya Kesehatan. Saat ini menjabat sebagai Analis Kebijakan Ahli Muda
drg. Dahlia Triningsih, M.Med
Lahir di Jakarta 5 Juni 1983, pendidikan yang pernah dijalani FKG di Universitas Indonesia dan melanjutkan S2 di Daegu Catholic Unversity Medical Center Korea Selatan. Pengalaman bekerja dimulai tahun 2020 di Direktorat Jendral Pelayanan Kesehatan , tahun 2025 berpindah tugas ke Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan. sebagai P3K dengan jabatan fungsional sebagai Admnistrator kesehatan tingkat pertama
Dandy Tedja, SE
Lahir di Deli Serdang, Sumatera Utara pada tanggal 14 Januari 1992, menempuh pendidikan tinggi di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dan meraih gelar Sarjana (S1) di bidang Ekonomi Akuntansi. Mengawali karier di Kementerian Kesehatan dimulai pada tahun 2016 di Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Pelayanan Kesehatan (Balitbangkes) sebagai PPNPN Bidang Administrasi, kemudian pada tahun 2025 menjadi PPPK di Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan dengan Jabatan Fungsional Analisis Kebijakan Ahli Pertama
Ketua Tim Kerja Strategi dan Tata Keloka Survei Gizi Indonesia
Nurul Puspa Sari, SKM, MKM
Lahir di Medan 28 Oktober 1981, pendidikan yang pernah dijalani adalah S1 Kesehatan Masyarakat dan S2 Kesehatan Masyarakat dari Universitas Indonesia. Pengalaman bekerja dimulai pada tahun 2005 sebagai staf di Sekretariat Badan Litbangkes. Mulai bergabung dengan Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan pada tahun 2024 melalui proses mutasi pegawai dan saat ini menjabat sebagai Analis Kebijakan Ahli Muda
Anggota
Nirmala Ahmad Ma'ruf, SKM, MSc
Makruf nama sebutan yang biasa digunakan, lahir di Kota Sidoarjo, Jatim pada 16 Juli 1968, pendidikan tinggi yang pernah dijalani yaitu Sarjana Kesehatan Unair, dan melanjutkan pada bidang pengembangan sumber daya kesehatan di universitas yang sama. Pengalaman bekerja diawali sebagai pegawai Puskesmas, 2 tahun kemudian mendapat amanah sebagai kepala Puskesmas di Kabupaten Bone Sulsel, pada tahun 2000 berhijrah ke Surabaya sebagai peneliti di Puslitbang Yankes di Surabaya, namun selain menjadi peneliti mendapat amanah untuk merangkap sebagai Pejabat Strukural diantaranya sebagai Kasubag Perencanaan dan Evaluasi, Ka TU, Kabag Keuangan dan Umun, Kabag Perencanaan dan Informasi, saat ini menduduki jabatan fungsional sebagai Analis Kebijakan Madya di Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. Minat study yang diminati manajemen kesehatan termasuk manajemen sumberdaya manusia, beliau kerjasama dengan Unair membuat modul penghitungan beban kerja dan performan appraisal dan memberikan pelatihan pada staf di beberapa RS di Indonesia. Pengalaman penelitian diantaranya adalah Survey Nasional tahun 2007 -2024, Study Manajemen Puskesmas, Study Desentralisasi, Kajian PIS-PK.
Nurillah Amaliah, SP, MKM
Ema biasa dipanggilnya, lahir di Jakarta 22 Maret 1979. Pendidikan yang pernah dijalani adalah S1 Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga (GMSK) di Institut Pertanian Bogor dan S2 Gizi Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Pengalaman bekerja dimulai tahun 2002 di Badan Litbangkes sebagai staf di Puslitbang Gizi dan Makanan. Tahun 2011-2021 menjalani tugas sebagai peneliti dan berkontribusi berbagai riset nasional yaitu Riskesdas (2013 & 2018), SDT 2014, Sirkesnas 2016, Risnakes 2017, SSGBI 2019, SDSG 2020, SSGI (2022 &2024) dan SKI 2023. Saat Badan Litbangkes bertranformasi menjadi BKPK, Ema menjalani tugas sebagai Administrator Ahli Muda di Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan.
Djunaedi, SKM
Adalah statistisi ahli pertama di Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Pendidikan yang telah diselesaikan yaitu Diploma III Teknik Informatika di Universitas Persada Indonesia YAI pada tahun 2002, serta memperoleh gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat dari Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia pada tahun 2014. Bergabung di Kementerian Kesehatan pada Tahun 2005 dengan penempatan tugas sebagai staf pelaksana analis data dan informasi di Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Sejak tahun 2015 hingga saat ini, terlibat dalam kegiatan manajemen dan pengelolaan data berbagai survei kesehatan nasional yang dilaksanakan oleh Badan Litbang Kesehatan/BKPK. Ia juga menguasai beberapa tools software statistik dan visualisasi data menggunakan QGIS dan Tableau.
Winda Lesdiana, SE
Winda Lesdiana adalah lulusan Sarjana Akuntansi, Universitas Kristen Indonesia. Bergabung dengan Kemenkes pada tahun 2016 sebagai Staff Administrasi Logistik dan kini bertugas sebagai Penata Layanan Operasional di Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan.
Rani Marsini, SKM
Lahir di Bandung 21 April 1989, pendidikan yang pernah dijalani adalah S1 Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Pengalaman bekerja dimulai tahun 2010 sebagai Teknisi Litkayasa di Pusat Teknologi Terapan Kesehatan Dan Epidemiologi Klinik. Saat ini menjabat sebagai Administrasi Kesehatan Ahli Pertama dan sebagai Ketua Pelaksana Tahap 2 Kajian Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG)
Ketua Tim kerja Dukungan Manajemen
Zainal Umaaya, S.Kep, Ns
Saya lahir di tanah bersejarah Kesultanan Maluku Utara pada 1986. Sebagai putra daerah, saya memiliki semangat besar untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa, khususnya di bidang kesehatan. Pendidikan dimulai dari Diploma Tiga di Politeknik Kesehatan Kemenkes Ternate, kemudian dilanjutkan Sarjana Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar. Untuk memperkuat perspektif tata kelola, saya menempuh Magister Akuntansi di STIE Indonesia. Pengalaman kerja diawali sebagai pegawai kontrak daerah pada berbagai fasilitas kesehatan di Ternate. Sebagai PNS, saya bertugas di wilayah terpencil Pustu Kou, Puskesmas Waitina, Kepulauan Sula. Tahun 2019 saya beralih ke tingkat pusat di Kementerian Kesehatan. Hingga 2026, saya menjabat Administrator Kesehatan Ahli Pertama di BKPK, berkomitmen mendukung Transformasi Kebijakan Kesehatan Nasional yang berorientasi pada pelayanan publik, riset, dan implementasi berkelanjutan Indonesia modern.
Anggota
Mitri Rahmawati, SKM, MKM
Mitri nama sebutan yang biasa digunakan, lahir di kota Jakarta Timur, DKI Jakarta pada 3 November 1972, pendidikan tinggi yang pernah dijalani yaitu sarjana kesehatan Masyarakat UI dan melanjutkan pada bidang Informatika kesehatan di universitas yang sama. Pengalaman bekerja diawali pada tahun 1997 di Badan Litbangkes hingga saat ini berubah menjadi BKPK mendapat amanah sebagai kasubag perencanaan dan evaluasi, Kasubbag Keuangan dan Umum, Kasubbag Administrasi dan Umum dan saat ini telah menduduki jabatan arsiparis ahli muda
Frita Ramdaniar, S.Kom, MAP
Lahir di Jakarta 6 Januari 1984, pendidikan yang pernah dijalani adalah S1 Ilmu Komunikasi Universitas Budi Luhur dan melanjutkan S2 Manajemen Sumber Daya Aparatur di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi LAN. Pengalaman bekerja dimulai pada tahun 2010 sebagai staf di Pusat Teknologi Intervensi Kesehatan Masyarakat. Tahun 2022 mulai bergabung dengan Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan sebagai Perencana Ahli Pertama
Agnes Putri Apriliani, S.Si, ME
Lahir di Bandung pada 15 April 1986. Menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) Kimia di Universitas Pendidikan Indonesia dan Magister (S2) Perencanaan dan Kebijakan Publik di Universitas Indonesia. Pengalaman bekerja dimulai pada tahun 2011 sebagai staf Sub Bagian Program dan Kerja Sama di Pusat Teknologi Intervensi Kesehatan Masyarakat, dan sejak tahun 2022 bergabung dengan Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan sebagai Perencana Ahli Muda
Tri Wahyunigsih, S.Pd
Lahir di Jakarta Tahun 1986. Telah menyelesaikan pendidikan S1 Pendidikan Ekonomi di Universitas Negeri Jakarta. Bergabung dengan Kementerian Kesehatan sejak 2010 di Pusat Teknologi Terapan Kesehatan dan Epidemiologi Klinik (Litbangkes). Saat ini menjadi anggota Tim Kerja Dukungan Manajemen sebagai Perencana di Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan.
Ita Novitawati, SAP
Lahir di Bogor 14 November 1970, pendidikan yang pernah ditempuh adalah S1 Administrasi Publik Universitas Terbuka. Sejak tahun 2009 sampai dengan sekarang sebagai JF Pranata SDMA Mahir
Ieke Handayani, SKM, MAP
Ieke, nama panggilannya. Lahir di Jakarta 7 Juli 1981, pendidikan yang pernah ditempuh adalah S1 Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia dan melanjutkan S2 Administrasi Pengembangan SDM di Universitas Indonesia. Tahun 2024 mulai bergabung dengan Pusjak Upaya Kesehatan sebagai Analis SDMA Ahli Muda.
Gottfried C. Prasetyadi, S.Kom
Gottfried, biasa dipanggil Adi, menyelesaikan pendidikan S1 Sistem Informasi di Universitas Gunadarma pada tahun 2017. Ia bergabung di Kementerian Kesehatan pada tahun 2022. Sebagai Pranata Komputer, Gottfried melaksanakan kegiatan sistem teknologi informasi berbasis komputer, misalnya terkait survei kesehatan nasional dan kegiatan lain yang memerlukan mode pengumpulan data secara elektronik.
Cahyo Widodo, SE
Cahyo Widodo adalah seorang ASN di bidang keuangan dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman yang relevan. Ia menyelesaikan pendidikan D3 Akuntansi di Institut Pertanian Bogor pada tahun 2009, kemudian tahun 2011 melanjutkan studi S1 Manajemen dengan konsentrasi Keuangan di Kampus yang sama dan lulus pada tahun 2013. Kariernya di sektor pemerintahan dimulai pada tahun 2014 setelah bergabung sebagai CPNS di Kementerian Kesehatan. Saat ini, Cahyo Widodo mengemban amanah dan menekuni Jabatan Fungsional sebagai Analis Pengelolaan Keuangan Ahli Muda, dengan fokus pada unsur Analis Laporan Keuangan. Dengan kombinasi latar belakang akademik dan pengalaman praktis, ia berperan aktif dalam mendukung pengelolaan keuangan yang akuntabel dan transparan
Rachel Novelia, S.Ak
Rachel merupakan lulusan di bidang Akuntansi dan meraih gelar Sarjana Akuntansi dari Trisakti School of Management. Rachel bergabung dengan Kementerian Kesehatan sejak tahun 2022. Saat ini, Ia bertugas sebagai Analis Pengelolaan Keuangan APBN Ahli Pertama pada Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan.
Galoeh Irdanella, SE
Merupakan Analis Pengelola Keuangan APBN Ahli Muda di Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan dengan pengalaman lebih dari dua dekade di sektor privat dan publik. Lulusan Sarjana Akuntansi Universitas Pancasila (2000) dan Magister Manajemen Universitas Indonesia (2024). Memulai karier di bidang keuangan sebagai Internal Auditor sejak 2001, termasuk 9 tahun di PT Blue Bird Group, Tbk, sebelum mengabdi sebagai ASN di Kementerian Kesehatan sejak 2014.
Erwin Bahtiar
Erwin Bahtiar, Lahir di Kota Bogor pada tanggal 17 Februari 1979, Pendidikan Terakhir DIV Kearsipan, diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil pada Tahun 2009 saat ini menjabat sebagai Pranata Keuangan APBN Terampil.
Endang Mustofa, A.Md
Lahir di Bogor 09 April 1971 Pendidikan yang pernah di tempuh D.3 Manajemen Informatika diangkat sebagai PNS tahun 2006, Pernah sebagai Bendahara Pengeluaran Pembantu kegiatan SSG tahun 2019 sampai tahun 2023, Bekerja Pranata Kearsipan, Terhitung tanggal 1 November 2025 di angkat dalam Jabatan Pelaksana Pengelola Layanan Operasional
Reny Fitriani, SE
Reny nama panggilan.Lahir di Jakarta tanggal 26 Desember 1987. Lulusan Administrasi Perkantoran Sekretaris pada Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik Universitas Indonesia dan melanjutkan program Sarjana Ekonomi pada Universitas Krisnadwipayana Saat ini merupakan Arsiparis Ahli Pertama pada Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan.Menjadi PNS sudah 12 tahun. Sebelum menjadi PNS pernah berkarir dan bekerja di Bank Central Asia selama 2,5 tahun sejak tahun 2008 s.d 2010
Ina Sumiati
Lahir di Bogor, 18 Juli 1981. Menyelesaikan pendidikan D IV A Kearsipan di Universitas Terbuka. Bekerja di Puslitbang Gizi dan Makanan yang kini bertransformasi menjadi Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan (Pusjak UK) sebagai pengelola kearsipan. Pernah terlibat sebagai Bendahara Pengeluaran Pembantu kegiatan RISKESNAS tahun 2017–2018 serta terlibat dalam kegiatan SSGI pada tahun 2019.
Ade Widianingsih
Lahir di Jakarta, 6 Desember 1970 Pendidikan terakhir SMEA, Mulai Bekerja di Sekretariat Badan Litnagkes Tahun 1990 di Bagian Keuangan, Subbagian Anggaran, Pindah ke Bagian Umum, Subbagian RT Tahun 2014 Pindah ke Pusjak Upaya Kesehatan Tahun 2024 bekerja sebagai Pranata Kearsipan, Pernah menjadi Bendahara Pembantu Pengeluaran di Bagian Perencanaan dan Anggaran Sekretariat Badan Litbangkes Tahun 2011
Hananto, SM
Lahir di Kotabumi 23 Juni 1976, Pendidikan yang pernah ditempuh adalah S1 Manajemen Universitas Terbuka, diangkat sebagai PNS tahun 2007, Pernah bekerja dibagian Persuratan sampai dengan tahun 2017, bekerja sebagai Pengelola BMN dan terhitung tgl 1 November 2025, di angkat dalam jabatan Pelaksana Penata Layanan Operasional
Widiastuti, S.AP
Lahir di Palembang tahun 1977, Pendidikan yang pernah ditempuh D3 Politeknik Negeri Sriwijaya dan melanjutkan S1 di Lembaga Administrasi Negara tahun 2019, Bertugas sebagai analis kebijakan BMN sejak bergabung dengan Badan Litbang Kesehatan tahun 2011 sampai saat ini.
Bryan Mario Isakh, SKM, MKM
Lahir di Bandung 8 September 1979, pendidikan yang pernah dijalani adalah S1 Kesmas Biostatistik Universitas Indonesia, dan melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Indonesia. Pengalaman bekerja dimulai menjadi staf di Puslitbang Sistem dan Kebijakan Kesehatan hingga saat ini menjadi Pusjak Upaya Kesehatan. Saat ini menjabat sebagai Administrator Kesehatan Ahli Muda
Indra Gunawan, A.Md
Staf Dukungan Manajemen di Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan (BKPK) Lulusan D3 Akuntansi Komputer (2009) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di bidang administrasi, logistik, dan akuntansi. Memulai karier profesional di sektor konstruksi dan swasta sebelum bergabung dengan Kementerian Kesehatan sejak 2016. Memiliki spesialisasi dalam dukungan administrasi pemerintahan, mulai dari masa Balitbangkes hingga transformasi menjadi BKPK, termasuk pengalaman di Sekretariat Badan (Tim Kerja MIK). Saat ini berfokus mendukung operasional di Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan (Pusjak UK) sebagai Pengelola Layanan Operasional.
Muhamad Saefullah, S.Ak
Muhamad Saefullah, S.Ak adalah Perencana Ahli Pertama pada Unit Kerja Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan sejak tahun 2025. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Akuntansi di Universitas Ibn Khaldun Bogor. Kariernya di Kementerian Kesehatan dimulai pada tahun 2011 dengan penempatan awal di Puslitbang Gizi Bogor, pada Sub Administrasi Keuangan Gedung Pelatihan Gizi Bogor. Pada tahun 2016, ia dipercaya sebagai Verifikator di Sub Bagian Administrasi Umum. Selanjutnya, pada tahun 2019, ia menjabat sebagai Staf Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Puslitbang SDPK, dan pada tahun 2024 melanjutkan peran sebagai Staf Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Sekretariat BKPK. Dengan latar belakang akuntansi dan pengalaman di bidang administrasi keuangan serta perencanaan, Muhamad Saefullah memiliki kompetensi dalam pengelolaan anggaran, verifikasi keuangan, dan dukungan perencanaan strategi kebijakan.
Donny Oktavianus, SE
Staf Dukungan Manajemen di Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan (BKPK) Lulusan D3 Akuntansi Komputer (2009) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di bidang administrasi, logistik, dan akuntansi. Memulai karier profesional di sektor konstruksi dan swasta sebelum bergabung dengan Kementerian Kesehatan sejak 2016. Memiliki spesialisasi dalam dukungan administrasi pemerintahan, mulai dari masa Balitbangkes hingga transformasi menjadi BKPK, termasuk pengalaman di Sekretariat Badan (Tim Kerja MIK). Saat ini berfokus mendukung operasional di Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan (Pusjak UK) sebagai Pengelola Layanan Operasional.
Hendra Tri Widodo, S.Kom
Hendra biasa dipanggilnya,Pendidikan yang pernah dijalani S1 Teknik Informatika di Sekolah Tinggi Atlas Nusantara di Kota Malang.Pengalaman bekerja dimulai tahun 2009 di Pusat Humaniora Surabaya, tahun 2017 berpindah Pusat Humaniora Jakarta, kemudian tahun 2025 bergabung kembali ke Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan.
