web analytics
Header Ads

Analis Kebijakan Ahli Utama

drg. Oscar Primadi, MPH

drg Oscar Primadi, MPH, berlatar pendidikan S1 sebagai dokter gigi dari FKG Universitas Indonesia, kemudian melanjutkan Master Degree in Public Health di Mahidol University Bangkok. Dengan pengalaman birokrasi yang panjang, mulai dari praktek di poli gigi RSUD Dr Soedarso Pontianak, kemudian ditunjuk menjadi Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak (2000-2004), Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat (2004-2009), Direktur RS Jiwa Provinsi Kalimantan Barat (2009-2011), diteruskan dengan berkarier di pusat pada Kementerian Kesehatan RI sebagai Kepala Pusat Standardisasi dan Pendidikan Berkelanjutan BPPSDMK (2011-2013), Kepala Pusat Data dan Informasi (2013-2016), Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat (2016-2018), Inspektur Jenderal (Februari 2018-Oktober 2018), Sekretaris Jenderal (Oktober 2018- Agustus 2021). Sejak tahun 2021 hingga saat ini masih aktif sebagai PNS dengan jabatan fungsional Analis Kebijakan Ahli Utama pada Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementerian Kesehatan.

Project Management Officer

Mimi Sumarsih, SKM, MKM

Mimi merupakan lulusan Sarjana dan Magister Kesehatan Masyarakat dari Universitas Indonesia yang memulai karier di Kemenkes pada tahun 2010 di Biro Kepegawaian. Saat itu, beliau berkontribusi dalam perencanaan formasi aparatur Kemenkes, PTT, dan penugasan khusus. Ketertarikan dalam bidang riset menjadi pertimbangannya untuk mengajukan mutasi ke posisi Peneliti di Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) pada tahun 2014. Bidang SDM kesehatan menjadi minat dan kepakarannya melalui berbagai kesempatan riset, kajian, dan publikasi. Mendukung penyusunan rekomendasi kebijakan yang berdampak bagi penguatan pemenuhan SDM kesehatan di Indonesia menjadi intensi utamanya saat ini. Beliau sebelumnya bertugas sebagai Ketua Tim Kerja Kebijakan Perencanaan & Pendayagunaan Tenaga Kesehatan dan kini menjabat sebagai Administrator Kesehatan Ahli Muda.

Ketua Tim Kerja Kebijakan Dan Strategi SDM Kesehatan

Christa Gumanti Manik, S.Kep, NS, M.P.H

Christa Manik adalah seorang profesional kebijakan kesehatan berpengalaman di bidang akademik dan pemerintahan. Beliau kini menjabat Ketua Tim Kerja Kebijakan dan Strategi SDM Kesehatan di Kementerian Kesehatan BKPK, setelah sebelumnya menjadi Project Management Officer BKPK. Memulai karir di Kemenkes pada 2019, Christa sebelumnya adalah Wakil Direktur Bidang Akademik Akademi Keperawatan Tapanuli Tengah dan seorang dosen keperawatan. Ia adalah lulusan Master of Public Health (Kebijakan dan Manajemen Pelayanan Kesehatan) dari UGM tahun 2015. Saat ini, beliau fokus pada pengembangan kebijakan strategis SDM kesehatan.

Anggota

Mimi Sumiarsih, SKM, MKM

Mimi merupakan lulusan Sarjana dan Magister Kesehatan Masyarakat dari Universitas Indonesia yang memulai karier di Kemenkes pada tahun 2010 di Biro Kepegawaian. Saat itu, beliau berkontribusi dalam perencanaan formasi aparatur Kemenkes, PTT, dan penugasan khusus. Ketertarikan dalam bidang riset menjadi pertimbangannya untuk mengajukan mutasi ke posisi Peneliti di Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) pada tahun 2014. Bidang SDM kesehatan menjadi minat dan kepakarannya melalui berbagai kesempatan riset, kajian, dan publikasi. Mendukung penyusunan rekomendasi kebijakan yang berdampak bagi penguatan pemenuhan SDM kesehatan di Indonesia menjadi intensi utamanya saat ini. Beliau sebelumnya bertugas sebagai Ketua Tim Kerja Kebijakan Perencanaan & Pendayagunaan Tenaga Kesehatan dan kini menjabat sebagai Administrator Kesehatan Ahli Muda.

dr. Sefrina Werni, M.K.M

Lulusan magister Ilmu Kesehatan Masyarakat di UHAMKA Jakarta tahun 2023. Bekerja di Kementerian Kesehatan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (balitbangkes) sebagai peneliti tahun 2013 - 2021 dibidang SDM Kesehatan berkontribusi dalam penelitian, riset nasional, kajian dan publikasi. Tahun 2022 mutasi ke Klinik Pratama BKPK, aktif pelayanan kesehatan pegawai. Pertengahan tahun 2024 mutasi ke Pusat Kebijakan Sistem Ketahanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan sebagai adminkes dibidang SDM Kesehatan, berperan aktif dalam kajian dan rekomendasi kebijakan SDM Kesehatan.

Sigit Purwonugroho, S.Gz, MP

Sigit adalah Analis Kebijakan Ahli Muda di Pusat Kebijakan Sistem dan Sumber Daya Kesehatan (Pusjak SSDK), Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kementerian Kesehatan. Ia menempuh pendidikan hingga jenjang magister di IPB University dan mengikuti Government Capability Training di Peking University pada 2021. Berpengalaman sebagai ASN sejak 2011, ia memiliki latar belakang kerja di tingkat daerah, rumah sakit, serta kerja sama kesehatan bilateral dan multilateral. Ia memiliki minat pada analisis kebijakan dan pengembangan sistem kesehatan.

Winarsih, SKM, M.M.

Winarsih yang biasa dipanggil Wiwin, saat ini aktif sebagai Tenaga Administrator Kesehatan Ahli Muda pada Tim Kerja Kebijakan dan Strategi SDM Kesehatan, Pusat Kebijakan Sistem Sumber Daya Kesehatan, BKPK Kemenkes. Lulusan FKM UI yang melanjutkan pendidikan Magister Manajemen peminatan SDM di Universitas Mitra Bangsa, Jakarta. Sebelumnya sebagai lulusan D3 Farmasi Politeknik Kesehatan Jakarta II dan pernah bekerja di perusahaan swasta sebelum bekerja sebagai PNS pada Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Depkes RI. Memiliki pengalaman yang sangat berharga sebagai Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) di Arab Saudi pada tahun 2012 sebagai Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK).

drg. Nyiayu H.A Sonia, M.Kes

Biasanya dipanggil Sonia adalah alumni FKG dan S2 Biomedik Kedokteran Univ.Sriwijaya, memulai karier thn 1998 sebagai Kepala Poli Gigi di Puskesmas TebingTinggi Lahat Sumsel, Puskesmas Ratu Agung dan Jembatan Kecil Bengkulu. Tahun 2006 bertugas di Poltekkes Kemenkes Palembang (Lektor). Tahun 2012 sebagai Plh Kasubag Pendidikan Berkelanjutan SDMK BPPSDMK dan Kasubbag Keprofesian Sekretariat KTKI, Katimker Keprofesian Set KTKI dan Analis Kebijakan Ahli Muda. Tahun 2022-2024 sebagai Ketua Divisi Keprofesian di KTKI. Tahun 2025 ditugaskan di BKPK sebagai Administrator Kesehatan Ahli Madya. Berkontribusi dalam kajian dan rekomendasi kebijakan SDMK

Tiara Pratiwi, S.Tr. Gz

Tiara Pratiwi atau biasa dipanggil Tiara, merupakan seorang Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika dari Poltekkes Kemenkes Jakarta II pada tahun 2020. Setelah menyelesaikan pendidikannya, ia mengawali karier di sektor swasta dengan berperan sebagai Nutritionist serta menjalani beberapa peran lainnya yang memperkaya pengalaman profesionalnya di bidang gizi dan kesehatan. Sejak Juni 2025, Tiara memulai perjalanan karier barunya di Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, tepat nya di Pusat Kebijakan Sistem Sumber Daya Kesehatan dan mengemban jabatan sebagai Administrator Kesehatan Ahli Pertama.

Bonggo Bawono, S.Stat

Bonggo Bawono, S.Stat, merupakan Statistisi dengan latar belakang pendidikan S1 Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang. Sejak Agustus 2023, sekarang berkarir di Pusat Kebijakan Sistem Sumber Daya Kesehatan – Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan sebagai PPPK, dengan fokus pada analisis, pengolahan, dan penyajian data untuk mendukung kebijakan-kebijakan nasional di bidang kesehatan.

Ketua Tim Kerja Kebijakan dan Strategi Ekonomi dan Pembiayaan Kesehatan

Nana Tristiana Indriasari, SE.Ak, MM

Nana begitu biasa dipanggil, telah bekerja di Kementerian Kesehatan sejak tahun 2008. Memiliki latar belakang pendidikan Sarjana Akuntansi dan Magister Manajemen dari FEB UI serta memiliki sertifikasi sebagai akuntan publik, Nana menguasai aspek pembiayaan kesehatan dengan baik. Sejak bergabung dengan Kementerian Kesehatan, Nana telah berkontribusi secara signifikan dalam berbagai proyek dan inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi serta efektivitas sistem pembiayaan kesehatan di Indonesia. Komitmen dan kompetensi menjadikannya aset berharga dalam memperbaiki akses dan kualitas layanan kesehatan masyarakat, termasuk kontribusinya dalam pengawasan kualitas regulasi kesehatan. Saat ini dalam posisinya sebagai Ketua PMO BKPK dan Analis Kebijakan Ahli Muda, beliau tetap bersemangat untuk memajukan kesehatan masyarakat dan mengelola sumber daya secara optimal, serta terus aktif dalam pengembangan kebijakan dan strategi inovatif di sektor pembiayaan kesehatan, termasuk melalui rekomendasi kebijakan, publikasi beberapa jurnal dan kajian.

Anggota

dr. Rendra Hermansach, MKM

Rendra adalah Analis Kebijakan dengan latar belakang pendidikan kedokteran dari Universitas YARSI dan gelar Magister Kesehatan Masyarakat dari Universitas Indonesia yang bergabung dengan Kementerian Kesehatan sejak tahun 2014 dan memiliki pengalaman dalam menangani isu-isu kesehatan nasional dan global. Sebelum bergabung dengan BKPK, Rendra bertugas di Biro Kerja Sama Luar Negeri, menangani kerja sama strategis bilateral dan multilateral serta mengawal berbagai inisiatif kolaborasi internasional di sektor kesehatan. Saat ini bertugas di Tim Kerja Ekonomi dan Pembiayaan Kesehatan, dengan fokus pada analisis dan perumusan rekomendasi kebijakan, termasuk diseminasi, advokasi, serta integrasi kebijakan di bidang strategi ekonomi dan pembiayaan keehatan.

Venty Fitria, SKM., M.Si

Venty memulai karier di Kementerian Kesehatan pada tahun 2014 dan bertugas sebagai Analis Kebijakan Kesehatan Ahli Pertama di Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan sejak tahun 2022. Saat ini tergabung dalam Tim Kerja Kebijakan dan Strategi Pendanaan dan Investasi Kesehatan Sektor Publik dan Swasta. Selama bekerja di Kementerian Kesehatan berkontribusi dalam pengembangan kajian dan rekomendasi kebijakan bidang kesehatan.

Tati Febrianti, S.Si

Tati Febrianti, S.Si., M.Biomed. saat ini bertugas sebagai analis kebijakan pada Tim Kerja Pendanaan dan Investasi Kesehatan Sektor Publik dan Swasta. Lulusan Program Magister Ilmu Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini, dalam perjalanannya di Kementerian Kesehatan turut berkontribusi dalam penelitian, riset nasional dan publikasi di bidang biomedis serta kajian dan rekomendasi kebijakan di bidang sumber daya manusia kesehatan.

Muhammad Arif Mustafa, SE

Arif Lulus dari STIE Indonesia jurusan Manajemen pada tahun 2007. Bergabung pertama kali dengan Puslitbang Biomedis pada tahun 2021, saat ini berkarir di Pusat Kebijakan Sistem Sumber Daya Kesehatan – Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan sebagai Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa, saat ini berada di tim kerja Kebijakan dan Strategi Pendanaan dan Investasi Kesehatan Sektor Publik dan Swasta dengan fokus pada analisis, pengolahan, dan pengumpulan data untuk mendukung kebijakan-kebijakan nasional di bidang kesehatan.

Ramdan Firmansyah, ST

Adalah seorang sarjana teknik kimia dari UNJANI, bergabung dengan kemenkes pada tahun 2019 sebagai pembantu administrasi di sebuah penelitian di Puslitbang Biomedis. Sekarang sudah diangkat menjadi PPPK JF Analis Kebijakan di BKPK khususnya di Timker Kebijakan dan Strategi Pendanaan dan Investasi Kesehatan Sektor Publik dan Swasta.

Ketua Tim Kerja Kebijakan Strategi Sistem Informasi Kesehatan

dr. Armaji Kamaludi Syarif, MKM

dr. Armaji Kamaludi Syarif, MKM adalah seorang dokter umum dengan gelar magister di bidang mutu pelayanan kesehatan. Dengan pengalaman bervariasi di sektor kesehatan selama 17 tahun, dr. Armaji pernah bertugas sebagai dokter umum di Puskesmas Teluk Melano, peneliti bidang kesehatan di Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, serta telah berperan dalam diplomasi kesehatan global di berbagai forum internasional antara lain WHO, G20, dan IAEA. Dalam bidang kebijakan, dr. Armaji terlibat dalam penyusunan kebijakan Telekesehatan dan Telemedisin, Sistem Informasi Kesehatan, Pengujian Skala Terbatas (Sandbox), serta Artificial Intelligence di bidang kesehatan

Anggota

Rika Rianty, SKM, MH

Rika Rianty adalah seorang pegawai Kementerian Kesehatan dengan pengalaman lebih dari 14 tahun terkait penanganan isu-isu administrasi hubungan luar negeri, kerja sama bilateral, kerja sama multilateral, pinjaman dan hibah, dan sistem informasi kesehatan. Ia memperoleh gelar Magister Hukum dari Universitas Gadjah Mada dan gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat dari Universitas Indonesia. Dengan beragamnya isu tersebut, ia terhubung dengan berbagai organisasi internasional seperti: WHO, Global Fund, dan OIC dalam menangani kerja sama bidang kesehatan. Sebelum ditugaskan di BKPK, Rika bertugas di Pusat Kerja Sama Luar Negeri, Sekretariat Jenderal. Saat ini, jabatan fungsionalnya sebagai Analis Kebijakan Ahli Pertama dan menangani isu terkait sistem informasi kesehatan, seperti: kerja sama internasional terkait AI bidang kesehatan yang mendukung transformasi kesehatan pilar ke-6, yaitu transformasi teknologi kesehatan.

Ginoga Veridona, S.Kom, MPA

Ginoga Veridona atau biasa dipanggil Edo adalah seorang pegawai Kemenkes yang sudah mengabdi selama 14 tahun, menempuh pendidikan akhir di magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Jakarta tahun 2017. Jabatan sekarang analis kebijakan ahli muda. Jabatan sebelumnya pranata komputer ahli muda. Kepakaran, teknologi informasi dan SIK. Semenjak alih fungsi jabatan di tahun 2023 selalu menjadi penanggungjawab utama kajian terkait Sistem Informasi Kesehatan.

Sugianto, S.Kom, MKM

Sugianto, S.Kom., MKM, lulusan Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat UI (2013). Bekerja di Kemenkes sejak 2003, kini sebagai Administrator Kesehatan Ahli Muda di Pusjak SSDK. Pernah mengembangkan LIMS pada Labnas (2008), ikut pelatihan surveilans penyakit di ASEAN+3, terlibat dalam manajemen data PCR Covid-19, Riskesdas, kehumasan, pameran, dan redaksi Jurnal Biotek Medisiana (Sinta 2).

Febri Aryanto, S.Kom, MTI

Lulus Magister Teknologi Informasi dari Universitas Indonesia (2019). Selama di Kemenkes dalam rentang tahun 2011 - 2024 pernah mengelola sistem informasi dan aplikasi instansi serta data, antara lain website instansi, ejournal, katalog perpustakaan, repository, penerbitan buku, dsb.

Ketua Tim Kerja Kebijakan Dan Strategi Teknologi Kesehatan

drg. Lusiana Siti Masyitoh, MKM

Lusiana banyak berkontribusi dalam pengembangan kebijakan berbasis bukti melalui Health Technology Assessment (HTA). Sejak tahun 2014, ia telah aktif mengelola berbagai kegiatan HTA di Kementerian Kesehatan, termasuk berperan sebagai sekretariat Komite HTA Indonesia dan sebagai peneliti dalam beberapa kajian HTA. Sejak tahun 2023, Lusiana memimpin tim kerja yang berkomitmen mendukung institusionalisasi HTA di Indonesia. Dalam perannya, ia memastikan bahwa proses dan luaran HTA berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, dengan fokus pada penguatan regulasi, mendorong inovasi, serta meningkatkan efektivitas penerapan teknologi kesehatan

Anggota

dr. Eva Herlinawaty

dr. Eva Herlinawaty memulai karier di Kementerian Kesehatan pada tahun 2014, dan saat ini bertugas sebagai Administrator Kesehatan ahli Muda di Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan sejak tahun 2023, dan tergabung dalam Tim Kerja Kebijakan dan Strategi Teknologi Kesehatan. Eva berkontribusi dalam pengembangan kebijakan berbasis bukti melalui Health Technology Assessment (HTA) sejak tahun 2014 hingga saat ini

Miftahusaadah, SKM, MPH

Miftahussaadah adalah seorang Administrator Kesehatan di Kementerian Kesehatan dengan fokus utama pada Health Technology Assessment (HTA). Ia memiliki keahlian dibidang ekonomi kesehatan, analisis efektivitas biaya dan perencanaan program kesehatan. Ia banyak terlibat dalam berbagai kajian HTA untuk obat, alat kesehatan maupun prosedur kesehatan. Sejak tahun 2021, ia berperan aktif dalam pengembangan kebijakan berbasis bukti, termasuk penyusunan metode, standar, serta penguatan regulasi dan institusionalisasi HTA di Indonesia.

Ully Adhie Mulyani, S.Si, Apt, M.Sc.

Ully adalah seorang Pranata Hubungan Masyarakat di Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) yang memiliki antusias tinggi untuk kebijakan berbasis bukti berdasarkan hasil Health Technology Assessment.

Rina Tangkudung, S.Pd, M.Biotech

Rina Tangkudung lulusan S1 Pendidikan Biologi UNG (2004) dan S2 Biomedical Engineering UGM (2011). Ia bergabung di Kemkes tahun 2020 dan sejak 2025 bertugas di Pusjak SDDK. Sebelumnya bekerja di Dinkes Bolmong, Sulawesi Utara, dengan tanggung jawab Perbendaharaan JKN dan BOK di puskesmas. Kini sebagai Fungsional Administrasi Kesehatan Ahli Muda, Rina mendukung operasional, koordinasi, dan penyiapan dokumen pelaksanaan Health Technology Assessment (HTA).

RR. Harshinta Puspitasari, SKM

Shinta adalah Administrator Kesehatan di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, lulusan S1 Kesehatan Masyarakat dari Universitas Indonesia. Sejak April 2024, ia memulai perannya di Pusat Kebijakan Pembiayaan dan Desentralisasi Kesehatan, dan pada 2025 melanjutkan kontribusinya di Pusat Kebijakan Sistem Sumber Daya Kesehatan – Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Dalam perannya, Shinta mendukung kelancaran operasional unit kerja melalui pengelolaan administrasi, koordinasi kegiatan, dan penyiapan dokumen dalam mendukung kelancaran pelaksanaan Health Technology Assessment (HTA)

Happy Chandraleka, ST

Seorang penulis TI independen yang terjerembab sebagai PNS di Kementerian Kesehatan. Mengawali karir di Kementerian Kesehatan tahun 2009 di Sekretariat Badan Litbangkes di bagian Jaringan Informasi Publik dan Perpustakaan (JIPP). Pada tahun 2024 berpindah ke Pusjak SKK SDK. Pada tahun 2025 menjadi bagian dari Pusjak SSDK.

Narendro Arifia, S.Kom

Alumnus Fasilkom Universitas Gunadarma, Narendro bergabung dengan Kementerian Kesehatan di Balitbangkes sejak 2010. Pada 2011, ia menjadi bagian Laboratorium Manajemen Data, bertugas membuat program entri data penelitian penting seperti Riskesdas, Rifaskes, dan SSGI. Setelah Balitbangkes berubah menjadi BKPK, Narendro pindah ke Pusat Kebijakan SSDK di tim Teknokes. Kini, ia mendukung operasional unit melalui layanan Teknologi Informasi untuk kelancaran pelaksanaan Health Technology Assessment (HTA)

Fatma Rahmi

Fatma Rahmi memulai karier sebagai perawat gigi CPNS di Puskesmas Bengkulu (1994), lalu bertugas di RS Bengkulu Utara (1996) sambil membantu administrasi dan keuangan Jaminan Kesehatan. Tahun 2006 pindah ke Jakarta karena alasan kesehatan dan mengikuti suami, kemudian bergabung di Pusat PJK. Setelah reorganisasi 2022, bertugas di Pusjak PDK dan sejak 2025 di Pusjak SSDK, mendukung operasional, koordinasi, serta penyiapan dokumen untuk pelaksanaan Health Technology Assessment (HTA).

Ketua Tim Kerja Kebijakan dan Strategi Integrasi Sumber Daya Kesehatan

dr. Sri Wahyuni, M.Sc.

Sri Wahyuni adalah seorang dokter kelahiran 27 Juni 1978. Lulus Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti Tahun 2002 dan meraih gelar MSc di bidang Bisnis dan Manajemen dari University of Strathclyde, Glasgow, Inggris Tahun 2004. Saat ini menempuh Program Doktoral Manajemen Strategis di Universitas Trisakti (2025-2028). Pengalaman yang panjang di sektor kesehatan, bergabung di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sejak tahun 2008, memegang berbagai posisi strategis. Kariernya mencakup berbagai bidang mulai dari kerja sama internasional (Biro Kerja Sama Luar Negeri Setjen: 2010-2021), pengembangan sumber daya manusia kesehatan (Ditjen Nakes: 2022-2024), hingga penyusunan kebijakan kesehatan (BKPK: 2025-sekarang). Beberapa pencapaian penting beliau antara lain memimpin dan menjadi negosiator untuk proyek percontohan bedah robotik telesurgery antara Indonesia dan Iran (2020), proyek kelas internasional Jerman untuk lulusan Poltekkes Kemenkes (2022), serta inisiasi Poltekkes Kemenkes sebagai Pusat Kolaborasi WHO Pengembangan Perawat dan Bidan di Kawasan Asia Pasifik (2024). Keahlian utamanya meliputi analisis bisnis, negosiasi perdagangan, dan diplomasi kesehatan. Dengan jabatan fungsionalnya sebagai Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Madya, saat ini menjabat sebagai Ketua Tim Kerja Kebijakan Strategi Integrasi Sumber Daya Kesehatan, Pusat Kebijakan Sistem Sumber Daya Kesehatan.

Anggota

Hardini Kusumadewi, SKM

Hardini Kusumadewi adalah seorang profesional kesehatan masyarakat yang bergabung dalam Tim Kerja Strategi Integrasi Sumber Daya Kesehatan di Pusjak SSDK, BKPK, Kemenkes. Dalam praktik profesionalnya, ia aktif mengerjakan berbagai inisiatif yang berorientasi pada estimasi beban penyakit sebagai dasar penyusunan kebijakan kesehatan berbasis bukti. Dengan latar belakang pendidikan Magister Administrasi Publik dari University of International Business and Economics (UIBE), Beijing, China, dan Sarjana Kesehatan Masyarakat dari Universitas Indonesia, Hardini dikenal memiliki pendekatan multidisipliner dalam melihat tantangan kebijakan kesehatan.

Agus Dwi Harso, S.Si

Agus Dwi Harso adalah Analis Kebijakan Ahli Pertama dengan latar belakang Sarjana Kimia. Berpengalaman dalam berbagai riset nasional seperti Rifaskes, Riskesdas, dan Riset PTM, ia juga berperan sebagai PIC Riset Implementasi Kesehatan Jiwa Masyarakat serta peninjau utama RPMK bidang kesehatan jiwa dan disabilitas. Dedikasinya terfokus pada penguatan riset dan kebijakan kesehatan masyarakat di Indonesia. Saat ini bergabung dalam Tim Kerja Kebijakan Strategi Integrasi Sumber Daya Kesehatan, Pusat Kebijakan Sistem Sumber Daya Kesehatan.

Adinda Desyanan Putri, A.Md

Adinda Desyana Putri adalah seorang profesional kesehatan dinamis dengan pengalaman lebih dari 11 tahun, mencakup 2 tahun di bidang akademisi dan 9 tahun di Kementerian Kesehatan. Adinda memiliki perpaduan keahlian dalam administrasi, analisis kebijakan, dan komunikasi strategis. Berbekal ijazah kebidanan dan sertifikasi protokoler & MC, Adinda pernah menjabat sebagai Sekretaris Pimpinan. Lalu sekarang terlibat dalam penyusunan policy brief bersama IHME dan aktif menulis artikel ilmiah, sambil melanjutkan studi S1 Ilmu Komunikasi untuk menjembatani data kesehatan dan kebijakan publik.

Ketua Tim kerja Dukungan Manajemen

Elvira Eka Putri, SKM, M.Kes

Elvira meraih gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat dengan peminatan Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Prilaku (PKIP) serta gelar Magister dengan fokus pada Mutu Layanan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia. Kariernya dimulai sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2000 di Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, di mana beliau bertugas di Bagian Bina Program selama empat tahun. Pada tahun 2004, Elvira pindah ke Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) di Jakarta, menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Subbagian Evaluasi dan Pelaporan, kemudian mendapat amanah jabatan Kepala Subbagian Anggaran, Ka Subbagian Rumah Tangga dan Barang Milik Negara selanjutnya Kepala Subbagian keuanga. Selama di Sekretariat Badan pernah menjadi PPK : Risbin IPTEKDOK, Risbinkes. Riskesdas dan lain-lain serta penjadi PPSPM. Pada tahun 2015, Elvira dirotasi ke Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya dan Pelayanan Kesehatan, yang kemudian menjadi Pusat Kebijakan dan Manajemen Pelayanan Kesehatan, sebagai Kepala Subbagian Administrasi dan Umum dan juga menjadi PPK: Vaksin Nusantara, Vaksin Merah Putih Unair, SSGI dan lain-lain serta menjadi PPSPM Pada tahun 2024, Elvira kembali dirotasi ke Pusat Kebijakan Sistem Ketahanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan sebagai Kepala Subbagian Administrasi dan Umum. Kemudian, akibat reorganisasi pada tahun 2025, beliau pindah ke Pusat Kebijakan Sumber Daya Kesehatan sebagai Kepala Tim Kerja Dukungan Manajemen dengan jabatan fungsional Analis APBN Muda, dan saat ini juga ditunjuk sebagai PPK.

Anggota

Linda Nilawati, SKM., M.Kes

Tahun 2000 menjadi PNS Balitbangkes pada satker Puslitbang Pelayanan Kesehatan, Surabaya. Lulus S2 Unair pada Tahun 2007. Ditugaskan sebagai Kasubbag Kerjasama (2004-2008) berlanjut Kasubbag Program dan Anggaran (2008-2009) sebelum pindah ke kantor Jakarta. Tahun 2009-2015 ditugaskan sebagai Koordinator Administrasi Puslitbang Sistem dan Kebijakan Kesehatan, dan Project Manager kegiatan SRS pada PMU GF-HSS (2012-2014). Pernah bergabung di Sekretariat Komisi Etik Penelitian Kesehatan Badan Litbangkes (2010-2012). Menjadi perencana pada uker Pusjak Upaya Kesehatan (2022-2024), dan di Pusjak Sistem Sumber Daya Kesehatan (2025).

Purniawaty, SKM

Purniawaty atau biasa dipanggil Nia, adalah seorang Analis SDM Aparatur Ahli Muda pada Pusat Kebijakan Sistem Sumber Daya Kesehatan, BKPK. Memiliki background pendidikan Sarjana Kesehatan Masyarakat FKM-UI dan Magister Ilmu Administrasi dengan konsentrasi Administrasi dan Kebijakan Pengembangan SDM Sektor Publik di FIA-UI. Perjalanan karier dimulai pada tahun 2006, bergabung sebagai ASN di Kementerian Kesehatan. Selama hampir dua dekade, Nia ikut berkontribusi dalam analisis kebijakan, manajemen SDM aparatur, serta pengembangan sistem kepegawaian yang berorientasi pada peningkatan kinerja organisasi dan pelayanan publik.

Marta Hadisyah Putra, S.Kom

Lulusan Ilmu Komputer tahun 2001, Bergabung di Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan sejak tahun 2011 sampai saat ini menjadi Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, dengan jabatan pelaksana Pranata Hubungan Masyarakat. sebagai Pranata Hubungan Masyarakat, bertugas melakukan peliputan dan publikasi kegiatan, khususnya penelitian-penelitian skala nasional yang berlangsung di beberapa wilayah di Indonesia. dalam beberapa kesempatan juga ikut serta sebagai tim dalam expo yang diikuti oleh Badan Litbangkes. aktif juga sebagai pengelola Jurnal Ilmiah yang dimiliki oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, khususnya Jurnal bidang kefarmasian. selain jurnal ilmiah juga menjadi bagian dewan redaksi di Warta Litbangkes. saat ini selain bertugas di bidang kehumasan juga ditugaskan untuk menyelesaikan Penataan Barang Milik Negara di Pusat Kebijakan Sistem Sumber Daya Kesehatan

Andri Kusuma, SE., MM

Lulusan program Magister Manajemen FEB Universitas Esa Unggul. Sudah 15 tahun bekerja di Kementerian Kesehatan, saat ini saya menjabat sebagai Analis Pengelolaan Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APK APBN) Ahli Muda. Bergabung menjadi anggota Anggota Madya Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) pada tahun 2021 serta memiliki sertifikasi profesi sebagai Certified Government Accounting Associate (CGAA) dari Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Sekarang saya bertugas di Timker Dukman sebagai Koordinator Laporan Keuangan KP BKPK.

Sri Mulyani, S.AP

Sri Mulyani adalah Analis SDM Aparatur Ahli Pertama di Pusat Kebijakan Sistem Sumber Daya Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI. Lulusan S1 Administrasi Publik dengan fokus Manajemen SDM, ia berpengalaman dalam pelayanan kepegawaian, pengelolaan data, serta penyusunan perencanaan dan pelaporan kegiatan. Berorientasi pada ketelitian, akuntabilitas, dan kolaborasi, ia berperan dalam penguatan tata kelola dan pengembangan kapasitas SDM aparatur. Melalui kemampuan analisis kebijakan dan komunikasi efektif, ia turut mendukung peningkatan kinerja kelembagaan secara berkelanjutan.

Aprilia Safrida Putry, S.E.

Aprilia Safrida Putry atau biasa dipanggil April atau Putry, Seorang perencana di Kementerian Kesehatan, di unit kerja Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Kesehatan (2021-2022), Pusat Kebijakan Sistem Ketahanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan (2022 - 2024) serta di Pusat Kebijakan Sistem Sumber Daya Kesehatan (2025 - sekarang) Lulusan S1 Auditing dan S2 Akuntansi Manajemen, yang berperan dalam penyusunan rencana dan program, pengendalian anggaran, serta evaluasi kinerja pada program pembangunan kesehatan. Berfokus pada penyusunan kebijakan berbasis data, memastikan efektivitas anggaran, dan mendukung tercapainya target nasional kesehatan. Aktif dalam koordinasi lintas unit dan penyusunan dokumen strategis untuk meningkatkan sistem kesehatan Indonesia.

Setiawati, S.AP

Setiawati mulai bekerja di Badanlitbangkes tepatnnya di Puslitbang Gizi Tahun 1994, hingga sekarang menjadi Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan sebagai Staf Tata Usaha.Tahun 2007-2019 Menjadi tenaga Administrasi Penelitian Riset Skala Nasional.Tahun 2019- sekarang Setiawati menjadi Analis kepegawaian/Pengelola Kepegawaian Waktu itu masih di Pusat Sumber Daya Pelayanan Kesehatan dan Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan dan tahun 2024 dimutasi ke Pusat Kebijakan SKK dan SDK,tahun 2025 Setiawati jadi Staf Dukman di Pusat Kebijakan SSDK . Setiawati Lulusan S1 UT Jurusan Administrasi Publik

Hendrik Rudiansyah

Hendrik lulusan Akper Faletehan Serang (2004) memulai karir sebagai Surveyor Dinkes Kota Tangerang program Riskesdas dan Risfaskes (2006-2008). Tahun 2009-2022 bertugas di Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan sebagai Verifikator Jamkesmas sambil menyelesaikan studi Sarjana Kesehatan Masyarakat di UIMA Jakarta. Tahun 2022-2024 pada Pusjak Pembiayaan dan Desentralisasi Kesehatan BKPK diangkat PP3K Administrator Kesehatan tahun 2024. Kini bertugas di Pusjak Sistem Sumber Daya Kesehatan.

Ni Made Sekar Ayu Kinari

Ni Made Sekar Ayu Kinari merupakan lulusan Program Studi D3 Akuntansi PKN STAN pada tahun 2021. Sekar bergabung di Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan pada Bulan Maret tahun 2022 dan menempati jabatan fungsional Pranata Keuangan APBN Terampil di unit kerja Pusat Kebijakan Sistem Ketahanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan (2022 - 2024) serta di Pusat Kebijakan Sistem Sumber Daya Kesehatan (2025 - sekarang). Sekar memiliki pengalaman sebagai operator aplikasi SAKTI pada modul komitmen, pembayaran, dan bendahara.

Mardiana

Bergabung di Badan Litbangkes Tahun 1994 hingga saat ini dan sekarang menjadi Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK), menjadi tenaga administrasi di kegiatan Riset Nasional baik APBN dan Hibah di Pusat Pembiayaan Desentralisasi Kesehatan dan Tahun 2024 Mutasi dari Pusat Pembiayaan Desentralisasi Kesehatan ke Pusat Kebijakan Sistem Ketahanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan, saat ini menjadi anggota Timker Dukman dan Manajemen di Pusat Kebijakan Sistem Sumber Daya Kesehatan

Hendi Hidayat, ST

Hendi Hidayat kelahiran Tasikmalaya tanggal 14 April 1982 adalah seorang lulusan Teknik Mesin di Universitas Bung Karno lulusan tahun 2017 bergabung di kementerian Kesehatan tahun 2016 sebagai PPNPN di Badan Litbang Kesehatan (sekarang bertransformasi sebagai Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan/BKPK) saat ini menjadi anggota Tim kerja Dukungan Manajemen. Terhitung mulai tanggal 1 Oktober 2025 resmi sebagai seorang PPPK Analis Kebijakan di Pusat Kebijakan Sistem Sumber Daya Kesehatan, BKPK

Sita Maimunah, A.Md.Li

Sita merupakan seorang lulusan Bahasa Inggris di Politeknik Negeri Sriwijaya pada tahun 2021. Sejak kuliah, Sita aktif mengikuti organisasi kepemudaan dan kebudayaan. Di bawah BKKBN, sita tergabung ke dalam Ikatan Duta GenRe Sumatera Selatan dimana ia berperan sebagai pendidik dan konselor bagi teman sebaya dengan berfokus pada pemberdayaan remaja dan kesehatan masyarakat. Mulai Juni 2025, Sita bergabung dengan Kementerian Kesehatan dan ditugaskan di BKPK pada Pusat Kebijakan Sistem Sumber Daya Kesehatan dengan jabatan Arsiparis.

Tamy Puspitosari, SI.Korn

Tamy Puspitosari lahir di Jakarta tanggal 19 Oktober 1990, merupakan seorang lulusan Universitas Persada Indonesia Y.A.I jurusan S1 Ilmu Komunikasi dengan fokus studi di Bidang Public Relation tahun 2011 yang memulai karirnya tahun 2012 sebagai Staf Administrasi Sub Bidang Biomedis Manusia di Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan, Badan Litbang Kesehatan (sekarang bertransformasi sebagai Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan/BKPK). Ia ditugaskan sebagai Sekretaris Pimpinan Eselon II sejak bulan April 2014. Kemudian, terhitung mulai tanggal 1 Oktober 2025, Ia resmi menjadi PPPK dengan jabatan fungsional sebagai Analis Kebijakan di Pusat Kebijakan Sistem Sumber Daya Kesehatan, BKPK.

Ria Resti Sarfiani

Ria Resti Sarfiani atau biasa dipanggil Resti merupakan lulusan D3 Manajemen Informatika di Bina Sarana Informatika Jakarta pada tahun 2014. Resti mulai bergabung dengan Kementerian Kesehatan pada tahun 2015-2023 di Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit. Tahun 2023-sekarang Resti bergabung di Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan sebagai Pranata Komputer Terampil dan juga diperbantukan untuk mendukung Tim Perencana Anggaran di bawah Tim Kerja Dukungan dan Manajemen.

May Suharti, A.Md. I.Kom

Akrab disapa May, merupakan lulusan Penerbitan dari Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta. Mengawali perjalanan karir di sektor swasta– perusahaan multinasional sebagai Content Specialist dan terlibat dalam berbagai aktivitas kreatif pada bidang penulisan, komunikasi, dan konten digital. Saat ini, terhitung Juni 2025, May bergabung dengan Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan pada Pusat Kebijakan Sistem Sumber Daya Kesehatan. Mengemban jabatan Arsiparis, May berkomitmen untuk terus belajar, mengembangkan kompetensi, serta berkontribusi untuk mendukung pengelolaan manajemen kearsipan.

M. Fariq Abdurahman

M Fariq Abdurrokhman Lulusan SMK Teknik Otomotif kelahiran Bekasi tanggal 27 Juni 1989, mulai bergabung di Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Menjadi PPNPN pada tahun 2011 sebagai Tim Perawatan Gedung (TPG) dan di pertengahan tahun beralih menjadi anggota Laboratory Inventory Management System (LIMS) yang bertugas sebagai Penerimaan, Pemetaan, Penyimpanan, Pendataan dan Pemusnahan Spesimen di Laboratorium Penelitian Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sri Oemijati. Di tahun 2024 saya ditugaskan membantu dalam penyimpanan / pemilahan arsip aktif/inaktif kemudian pada tahun 2025 saya pertama kali ditugaskan sebagai Sekretaris Pimpinan Eselon ll Pusat Kebijakan Sistem Sumber Daya Kesehatan, Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan.