web analytics
Header Ads

Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global

Project Management Officer

dr. Mohammad Elvinoreza Hutagalung, MPH

Berlatar belakang seorang dokter dengan pengalaman belasan tahun di bidang diplomasi Kesehatan global. Sebelum menjabat sebagai Project Management Office Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan sekaligus Administrator Kesehatan, Mohammad bertugas dan berperan aktif dalam berbagai kerja sama kesehatan forum multilateral terkait United Nations (UN) Bodies dan forum regional terkait Asia Pacific Economic Cooperation (APEC).Mohammad menyelesaikan pendidikan profesi dokter umum di Universitas YARSI (2008) dan meraih gelar Master of Public Health (MPH) dari Yonsei University (2024). Dalam menyelesaikan studi di Yonsei, Korea Selatan, ia memperoleh penghargaan Honor Graduate Award.

Ketua Tim Kerja Kebijakan dan Strategi Tata Kelola Kolaborasi Kesehatan di Forum Multilateral

Andrie Vitra Diazmara, S.Sos, M.IR

Lahir di Kebayoran, Jakarta Selatan, Lulusan Master International Relations (University of Melbourne, Australia) dan Sarjana Ilmu Hubungan Internasional (Universitas Moestopo), serta Diploma Administrasi Bisnis (Perth Commercial College, Australia), Diaz sejak tahun 2024 dipercaya menjadi Project Management Officer (PMO) di Pusat Kebijakan Sistem Ketahanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan yang kemudian bertransformasi menjadi Pusat Kebijakan Sistem Ketahanan Kesehatan sejak tahun 2025 yang fokus pada kebijakan di luar latar belakang pendidikannya, seperti ketahanan farmasi, alat kesehatan, penanggulangan penyakit, imunisasi, surveilans, karantina kesehatan dan kedaruratan. Memulai karir di Kemenkes sejak 2009, hingga pernah dimandatkan sebagai Kasubbag Multilateral II dan Sub Koordinator Kerja sama Non PBB di Biro Kerja Sama Luar Negeri, Diaz berpengalaman dalam analisis kebijakan dan kerja sama internasional seperti terlibat dalam forum internasional (Global Fund, OIC, BIMST, AMR One Health, dll.), turut mendukung suksesnya Presidensi Indonesia di Forum G20, OIC dan ASEAN serta mengawal diplomasi hingga penandatanganan MoU dengan Negara/Mitra Internasional.

Anggota

Dwi Alifatul Himiyah, SKM, MPH

Dwi Alifatul Himiyah, atau lebih akrab disapa Miya, adalah seorang Analis Kebijakan di Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global. Dengan lebih dari satu dekade pengalaman di bidang diplomasi kesehatan global, ia menangani kerja sama kesehatan dengan lembaga multilateral pada forum PBB (seperti WHO) maupun non PBB (seperti G20, OECD), termasuk perannya sebagai Sekretariat Global Health Security Agenda (GHSA) tahun 2019-2020 pada keketuaan Belanda. Miya menyelesaikan pendidikan Sarjana Kesehatan Masyarakat di Universitas Airlangga (2009-2013) dan meraih gelar Master of Public Health dari Imperial College London UK (2021-2022). Di tengah aktivitasnya, ia juga berbagi ilmu sebagai dosen luar biasa untuk mata kuliah Global Health pada program Magister Epidemiologi Universitas Airlangga tahun 2024 dan 2025.

Ida Susanti, ST, M.Si

Ida Susanti adalah seorang Analis Kebijakan Ahli Muda di Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global, bertugas di Tim Kerja Multilateral, menangani isu seperti Pandemic Agreement, OECD, dan IHR–NAPHS. Sebelumnya, ia bertugas di Tim Kerja alat kesehatan. Ida berpengalaman sebagai Peneliti di bidang Teknik Biomedis, Trainer dan Pengelola Biosafety Laboratorium, serta Product Specialist alat kesehatan. Latar belakang pendidikannya di D3 Elektromedik Poltekkes Jakarta II (ATEM), S1 Teknik Industri–Universitas Jayabaya, dan Magister (S2) Teknologi Biomedis-Universitas Indonesia memperkuat kompetensinya untuk menjembatani teknologi dengan kesehatan.

Dwirani Rachmatika, S.Pd., MPH

Afifah Nasyahta Dila, MPH

Afifah Nasyahta Dila merupakan Analis Kebijakan di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sejak tahun 2021. Saat ini, Afifah bergabung dalam tim kerja sama multilateral yang berfokus pada isu-isu kesehatan di forum global, termasuk WHO, Global Fund, G20, dan Pandemic Fund, dengan peran dalam memperkuat kolaborasi internasional dan diplomasi kesehatan Indonesia. Sebelumnya, ia bertugas di Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan dan terlibat dalam berbagai kajian di bidang kesehatan masyarakat untuk memberikan rekomendasi kebijakan berbasis bukti. Afifah menyelesaikan pendidikan Sarjana Kesehatan Masyarakat di Universitas Airlangga, dan memperoleh gelar Master of Public Health dari Universitas Gadjah Mada.

Septa Adi Prasetya, S.Kom., MPA

Septa Adi Prasetya adalah seorang Analis Kebijakan di Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global. Latar belakang pendidikannya dimulai dari Sarjana Komputer, lalu melanjutkan pendidikan S2 Kebijakan Publik di Universitas Gadjah Mada dan meraih gelar Master of Public Administration (MPA). Sebelum bergabung dengan Kemenkes sebagai ASN, ia berkarir di salah satu Rumah Sakit Vertikal sebagai bagian dari tim Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS), dimana ia berkontribusi dalam pengembangan dan pengelolaan sistem informasi. Dengan keilmuan yang lintas bidang ini, ia mengaku akan terus berupaya untuk belajar dan mengembangkan diri, hingga saat ini ia dipercaya menjadi bagian dari Tim Kerja Kebijakan Kerja Sama Multilateral, dengan peran aktif menangani isu diplomasi kesehatan di berbagai forum internasional, termasuk WHO (Farmasi-alkes, NCDs, SDM kesehatan), IAEA, WTO, FIND, dll.

Lisa Angelia, SKM, MTD, QRMA

Elizabeth Sarah Aryaputri, SKM, MPH

Ketua Tim Kerja Kebijakan dan Strategi Tata Kelola Kolaborasi Kesehatan di Forum Regional

Rita Ratna Puri, SKM, M.HEcon (adv)

Sebagian besar masa kerjanya menangani kerja sama ASEAN, melengkapi penugasan awal pada Pusat Kajian Pembangunan Kesehatan. Puri saat ini mengkoordinasikan Tim Kerja Kebijakan Regional yang mencakup kerja sama ASEAN dan non-ASEAN (APEC, forum Asia Pacific, dan BRICS), termasuk sebagai Focal Point pembentukan dan persiapan operasionalisasi ASEAN Center for Public Health Emergencies and Emerging Diseases (ACPHEED) serta ASEAN BioDiaspora Virtual Center (ABVC). Puri menyelesaikan pendidikan Sarjana Kesehatan Masyarakat di Universitas Indonesia (1998-2003) dan meraih gelar Master of Health Economics (adv) dari School of Economics-University of Queensland (2015-2016). Ia memperoleh penghargaan sebagai Mahasiswa Berprestasi FKM-UI dan Dean’s Commendation for Academic Excellence pada masa studi di University of Queensland.

Anggota

Herma Trilas Meiwani Purba, SS, MKM

Novianti, S.Sos., M.Si

Ida, SKM, MKM

Ida saat ini sebagai Analis Kebijakan Ahli Muda di Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global, BKPK. Masuk ke Kemenkes dengan pendidikan Sarjana Kesehatan Masyarakat dari Universitas Indonesia. Pendidikan terakhir yang diselesaikan adalah Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat dari Universitas indonesia. Memulai karir menjadi PNS di Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan sebagai peneliti. Pada saat bekerja di Balitbangkes Kemenkes berperan serta dalam beberapa penelitian berskala nasional, dan penelitian instansi. Saat ini menjadi anggota Tim Kerja Kebijakan dan Strategi Tata Kelola Kolaborasi Kesehatan di Forum Regional khususnya yang terkait koordinasi kegiatan di ASEAN Health Cluster 1 dan 4.

Annisa Hastya Utami, SIP., M.A.

Annisa Hastya Utami adalah Analis Kebijakan di Pusat Kebijakan Strategi dan Tata kelola Kesehatan Global, Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan. Berbekal latar belakang pendidikan di bidang Ilmu Hubungan Internasional serta Ilmu Politik dan Pemerintahan, Annisa memiliki pengalaman dalam mengawal kerja sama kesehatan ASEAN dan kemitraan dengan negara mitra wicara ASEAN. Dengan kemampuan analisis kebijakan, koordinasi lintas sektor, dan komunikasi yang kuat, ia berkomitmen memperkuat peran Indonesia dalam kolaborasi internasional untuk mendukung ketahanan kesehatan kawasan.

Genida Wahyu Oksaponingtyas, SIP.

Nurul Kartikawati, SKM

Ketua Tim Kerja Kebijakan dan Strategi Tata Kelola Kolaborasi Kesehatan di Forum Bilateral

Isnaniyah Rizky, S.IP,M.K.M.

Seorang Analis Kebijakan berpengalaman yang saat ini bertugas sebagai Katimker Bilateral pada Pusjak Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global, BKPK. Isna yang memiliki latar belakang pendidikan Sarjana Hubungan Internasional dan Magister Kesehatan Masyarakat ini telah menggeluti bidang diplomasi dan negosiasi internasional bidang kesehatan satu dekade. Iya telah berperan aktif dalam berbagai forum multilateral di bawah UN Bodies, serta negosiasi penyusunan kerjasama bilateral bidang kesehatan.

Anggota

drg. Siti Riswany Aisyah, MM

Muhammad Noer Ibtidail Muharrom, SKM

M Noer, seorang Adminkes Ahli Muda dengan 15 tahun pengalaman di Kemenkes. Setelah lulus S1 Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga pada 2006, M Noer bekerja sebagai konsultan Manajemen dan Kebijakan Kesehatan di Jawa Timur lantas bergabung di Kementerian Kesehatan sejak 2010. Telah menjelajahi dunia kerjasama internasional, menangani isu Regional ASEAN, APEC, dan berkolaborasi dengan INGO serta lembaga hibah. Sejak 2017, fokus pada kerjasama bilateral lebih dari 12 negara dan memiliki pengalaman dalam protokol pertemuan internasional. M Noer siap berbagi keahlian ke unit lain di Kemenkes!

Sulastri, SKM. MKM

Sulastri adalah seorang analis kebijakan di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang telah mengabdi sejak tahun 2014. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana dan Magister di bidang Kesehatan Masyarakat dari Universitas Indonesia, dengan fokus studi pada Hukum dan Kebijakan Kesehatan di jenjang S2. Selama lebih dari satu dekade berkarier di Kementerian Kesehatan, Sulastri memiliki pengalaman luas dalam bidang kerja sama kesehatan internasional, khususnya di kawasan regional dan dalam kemitraan bilateral. Peranannya mencakup perumusan kebijakan, fasilitasi kerja sama teknis, hingga advokasi posisi Indonesia dalam berbagai forum kesehatan regional dan bilateral. Dengan latar belakang akademik dan pengalaman praktis di ranah kebijakan dan diplomasi kesehatan, Sulastri berkomitmen untuk terus mendorong kolaborasi internasional yang berdampak pada penguatan sistem kesehatan nasional.

Rahmawati Martha Putri, SE

Siti Rahayu, S.AP, MPH

Siti Rahayu adalah Analis Kebijakan Kesehatan dengan lebih dari 13 tahun pengalaman di bidang penelitian, kebijakan kesehatan, dan diplomasi kesehatan global. Lulusan Sarjana Administrasi Publik dengan konsentrasi Manajemen Kebijakan Publik (STIA LAN Jakarta) dan Magister Leadership and Governance in Public Health (Far Eastern Federal University, Rusia), ia pernah bertugas di Badan Litbangkes di Bidang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan dan kini menjadi anggota Tim Kerja Forum Bilateral, PASKAL, Kemenkes. Aktif menulis buku, monograf, prosiding internasional, serta policy brief, ia juga pernah menjadi tim editor Health Science Journal of Indonesia (HSJI), pengurus Asosiasi Analis Kebijakan Indonesia (2020–2022), dan memimpin sidang pada International Social Science Conference di Universitas Cambridge (2019). Penerima Beasiswa Pemerintah Federasi Rusia (2022–2024), ia meraih berbagai penghargaan, termasuk Pegawai berprestasi akademik dari Badan Litbangkes (2017), Satyalancana Karya Satya dari Presiden RI (2020), dan lulusan terbaik (Red Diploma) FEFU, Rusia (2024). Menguasai bahasa Indonesia, Inggris, dan Rusia.

Sri Lestari, S.PD

Bergabung di Kemenkes pada tahun 2011 dengan penempatan di Sub Bagian Dokumentasi, Publikasi, dan Perpustakaan di Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Bahasa Inggris dari Universitas Negeri Semarang pada tahun 2007. Sejak Mei 2025 ditugaskan di Tim Kerja Kebijakan dan Strategi Tata Kelola Kolaborasi Kesehatan di Forum Bilateral, Pusjak Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global, BKPK dengan Jabatan Fungsional Pustakawan Ahli Muda.

HermadI, S.Farm,Apt, MKM

Bergabung di Kementerian Kesehatan pada tahun 2008 dengan penempatan awal di Sekretariat Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan hingga tahun 2014. Pada periode 2014–2022 bertugas di Biro Kerja Sama Luar Negeri, Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan. Menyelesaikan pendidikan Magister Kesehatan Masyarakat dengan jurusan Ekonomi Kesehatan di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia pada tahun 2025. Sejak September 2025 ditugaskan di Tim Kerja Kebijakan dan Strategi Tata Kelola Kolaborasi Kesehatan di Forum Bilateral, Pusat Kebijakan Strategis dan Tata Kelola Kesehatan Global, Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan.

Ketua Tim Kerja Kebijakan dan Strategi Tata Kelola Mitra Pembangunan

Sendy Agita, S.Kep, MKM

Sendy Agita adalah aparatur sipil negara sejak 2005 dengan latar belakang keperawatan dan Magister Kesehatan Masyarakat dari Universitas Indonesia. Berkarir di Kementerian Kesehatan RI, ia memiliki pengalaman dalam pengelolaan hibah internasional dan kemitraan strategis dengan mitra global serta swasta. Sebagai peneliti di Badan Litbang Kesehatan (2016–2021), ia berkontribusi dalam studi kesehatan nasional, termasuk intervensi sanitasi di DAS Citarum dan survei kualitas air minum. Berpengalaman sebagai perawat di layanan darurat dan bedah umum (2004–2012) serta akademisi sebagai ketua STIKES (2013–2015), kini ia menjabat sebagai Ketua Tim Kerja Mitra Pembangunan, mengelola kerja sama hibah luar negeri, pinjaman luar negeri, dan kemitraan swasta dengan Kemenkes.

Anggota

Tri Yani, S.E, M.M

Tri Yani adalah seorang Analis Kebijakan di Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global, Kementerian Kesehatan RI. Ia memiliki pengalaman luas dalam pengelolaan kerjasama kesehatan internasional, termasuk fasilitasi program hibah dengan mitra pembangunan seperti UNICEF, WHO, dan berbagai lembaga inisiatif global di sektor kesehatan. Fokus kerjanya meliputi tata kelola kemitraan strategis, penguatan diplomasi kesehatan, serta penyelarasan kebijakan lintas program dan lembaga. Tri Yani menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi dan melanjutkan Magister Manajemen di Universitas Persada Indonesia YAI. Di luar perannya sebagai analis kebijakan, ia aktif dalam pengembangan tata kelola program hibah dan koordinasi lintas unit di lingkungan Kementerian Kesehatan untuk mendukung agenda kesehatan global Indonesia.

Andi Susilowati, SKM.,M.Kes

Andi Susilowati seorang analis kebijakan ahli muda dengan latar belakang pendidikan magister kesehatan masyarakat Universitas Hasanuddin (2007). Awal menjadi ASN ditugaskan di Badan Litbangkes tahun 2011-2021. Saat ini menjadi bagian dari tim kerja Mitra Pembangunan di Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global, yang terlibat dalam fasilitasi kerjasama hibah luar negeri serta monitoring implementasinya.

Matta Ernita, SKM, MKM

Ana Farida, SKM

Analis Kebijakan di Kementerian Kesehatan, berpengalaman di Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global (2025), Pusat Kebijakan Kesehatan Global dan Teknologi dan Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan (2022–2024). Fokus tugasnya meliputi penyusunan rekomendasi dan analisis kebijakan berbasis bukti, diplomasi dan fasilitasi kerja sama internasional (hibah/pinjaman), serta monitoring implementasi kerja sama luar negeri. Research Assistant (ACIAR 2016–2019) dan aktif di berbagai survei sosial, kesehatan, dan pertanian (2011–2016). Lulusan Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan.

HermadI, S.Farm,Apt

Indra Cansyunina Sarapil , S.Sos

Sebagai analis kebijakan ahli pertama di lingkungan Kementerian Kesehatan yang memiliki latar belakang pendidikan Ilmu Hubungan Masyarakat dan, menyelesaikan studi S1 di Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta. Bergabung di Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan , Kementerian Kesehatan sejak tahun 2011. Mulai tahun 2024 ditempatkan sebagai anggota Tim Kerja Kebijakan dan Strategi Tata Kelola Mitra Pembangunan, Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global yang mengelola kerja sama hibah luar negeri, pinjaman luar negeri, dan kemitraan swasta dengan Kementerian Kesehatan.

Ketua Tim Kerja Kebijakan dan Strategi Desentralisasi Kesehatan

Fadlie Abdika, SS

Seorang pranata humas dengan pengalaman yang luas dalam bidang keprotokolan. Saat ini Fadlie bekerja di Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global terlibat dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kerja sama internasional, pengurusan nominasi penugasan pada pertemuan internasional dan saat ini menangani isu desentralisasi terutama terkait dengan capaian SPM.

Anggota

Riati Anggriani, SH, MARS, M.Hum

Riati Anggriani seorang Analis Kebijakan Ahli Utama, dengan latar belakang pendidikan Sarjana Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (1985), Magister Administrasi Rumah Sakit dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (2001), Magister Humaniora dari Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada (2007). Mengawali menjadi pegawai Departemen Kesehatan sejak tahun 1986 di Biro Hukum dan Humas dan bekerja sebagai perancang peraturan perundang-undangan (legal drafter) . Jabatan struktural sebagai Kabag Hukum Organisasi dan Kepegawaian Balitbangkes (2009-2010/2013-2016), Kabag Peraturan Perundang-undangan Biro Hukum dan Organisasi Kemenkes (2010-2013), serta menjadi pejabat Eselon II di Badan Pengawas Obat dan Makanan sebagai Kepala Biro Hukum dan Humas/Kepala Biro Hukum dan Organisasi (2016-2021) . Selanjutnya sejak tahun 2021 diangkat menjadi Analis Kebijakan Ahli Utama di Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kemenkes dan pada tahun 2022 dengan reorganisasi menjadi Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. Menjadi dosen tamu bidang hukum kesehatan di prodi S2 FKM UI sejak tahun 2002-2017. Yang bersangkutan selain berpengalaman sebagai perancang peraturan perundang-undangan /legal drafter juga sebagai analis kebijakan kesehatan.

Devi Senja Ariani, SE, MKM

Devi Senja Ariani merupakan Administrator Kesehatan Ahli Muda dengan latar belakang pendidikan Sarjana Ekonomi Akuntansi dari Universitas Jenderal Soedirman (2009) dan Magister Kesehatan Masyarakat dari Universitas Indonesia (2018). Kami bergabung di Kementerian Kesehatan pada tahun 2010. Saat ini, kami bertugas di Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global pada tim kerja Kebijakan dan Strategi Desentralisasi Kesehatan, dengan fokus isu utama yang ditangani adalah Validasi Capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kesehatan Kabupaten/Kota serta isu strategis lain dalam lingkup desentralisasi kesehatan. Dengan latar belakang multidisiplin di bidang ekonomi dan kesehatan masyarakat, kami berkomitmen mendukung penguatan tata kelola serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

Choirum Latifah, SKM, M.Sosio

Choirum Latifah merupakan Analis Kebijakan Ahli Pertama di Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan sejak Tahun 2022. Sebelumnya dia bertugas di Badan Penelitian dan Pembangunan Kesehatan (2006 - 2021). Merupakan lulusan Universitas Airlangga Fakultas Kesehatan Masyarakat (2005) dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (2015). Saat ini dia bertugas di Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global pada Tim Kerja Kebijakan dan Strategi Desentralisasi Kesehatan yang berfokus pada tata kelola Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan, Validasi SPM dan Pembiayaan Kesehatan untuk SPM.

Iwan Supriyadi, MPH

Iwan Supriyadi merupakan Administrator Kesehatan Ahli Muda yang bertugas di Kemenkes mulai tahun 2014 di Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan, Kemudian pada Tahun 2022 bertugas di Pusat Kebijakan Pembiayaan dan Desentralisasi Kesehatan. Merupakan lulusan Sarjana Ekonomi Jurusan Manajemen Universitas Islam Indonesia (2004), Magister Kesehatan Prodi IKM Fakultas Kedokteran UGM (2008), Magister Manajemen STIE Widya Wiwaha (2012). Mulai tahun 2025, bertugas di Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global pada tim kerja Kebijakan dan Strategi Desentralisasi Kesehatan yang berfokus pada tata kelola Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan, Validasi SPM dan Pembiayaan Kesehatan untuk SPM

Reza Ginanjar, A.Md

Reza Ginanjar (RG) lulusan D3 Asuransi Kesehatan di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia, bekerja di kementerian kesehatan dari tahun 2006, di Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan, tahun 2022 bergabung ke Pusat Pembiyaan dan Desentralisasi dan tahun 2025 bergabung di Pusat Kebijakan Strategi dan tata Kelola Kesehatan Global, tahun 2009 s.d. 2024 menjadi Agent of Change/ Champion dengan jabatan fungsional Arsiparis Ahli Pratama

Syaiful Mizan, SKM., MKM

Saya adalah tenaga kesehatan, lulusan D3 Kesehatan Lingkungan (Sanitasi) di Poltekkes Jakarta II; S1 Kesehatan Masyarakat (Kesmas), peminatan Kesehatan Lingkungan di Universitas Respati Indonesia (Urindo) Jakarta; S2 Kesehatan Masyarakat, Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan (AKK), peminatan Manajemen Pelayanan Kesehatan (MPK) di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI). Saat ini sebagai Adminkes Ahli Pertama bertugas di Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global pada Tim Kerja Kebijakan dan Strategi Desentralisasi Kesehatan, aktif melakukan kajian kebijakan kesehatan, menulis dan publikasi, pernah bertugas sebagai tim manajemen dan tim teknis, pengajar atau fasilitator dan supervisor penelitian tingkat nasional (Riset Kesehatan Dasar 2013 dan 2018, Studi Diet Total 2014, Survei Indikator Kesehatan Nasional 2016, Riset Ketenagaan di Bidang Kesehatan 2017, Riset Fasilitas Kesehatan 2019, Studi Kualitas Air Minum Rumah Tangga 2020 dan 2021, Studi Status Gizi Indonesia 2021 dan Sero Survey 2022) di Badan Litbangkes. Karya ilmiah: https://scholar.google.com/citations?user=eXV8kFYAAAAJ&hl=en

Ketua Tim Kerja Kebijakan Tata Kelola Transformasi Kesehatan

Kindi Adam, S.Si, M.Biotech

Peneliti dengan latar pendidikan Sarjana Sains dan Master of Biotechnology dari Univ Gadjah Mada. Sejak 2010, bertugas sebagai peneliti di Badan Litbangkes (NIHRD) Kemenkes, selanjutnya berperan sebagai Analis Kebijakan di Badan Kebijakan Kesehatan (2021). Saat ini mengelola isu terkait Teknologi kesehatan dan juga tata kelola transformasi kesehatan, khususnya dalam advokasi dan kerjasama internasional di bidang genomika dan advanced health technology. Berpengalaman dalam penelitian & program genomik, pengelolaan laboratorium serta keterlibatan dalam pengembangan sistem laboratorium bersama WHO.

Anggota

Eva Laelasari, S.Si, M.K.K.K

Bergabung di Kementerian Kesehatan tahun 2010 sebagai peneliti di Badan Litbangkes dengan fokus penelitian adalah kesehatan masyarakat dan kesehatan lingkungan, khususnya kimia lingkungan. Beberapa artikel terkait kimia lingkungan pernah dipublikasi dalam jurnal nasional dan internasional. Setelah restrukturisasi organisasi, beralih jabatan fungsional menjadi Analis Kebijakan di Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan dan bergabung dalam Tim Kerja Tata Kelola Transformasi Kesehatan. Berlatar pendidikan S1 Kimia dan S2 Keselamatan & Kesehatan Kerja, Universitas Indonesia

Dr. Miko Hananto, SKM, M.Kes

Analis Kebijakan Ahli Madya saat ini bertugas sebagai anggota Tim Kerja Kebijakan Transformasi Kesehatan (2025) di Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global, sebelumnya pernah sebagai Ketua Tim Kerja Kebijakan Sistem Informasi Kesehatan (2022). Pendidikan terakhir Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat dari FKM UI (lulus 2015), Peneliti ahli madya (2019-2022), berpengalaman dalam manajemen penelitian dan berkontribusi pada komisi-komisi di Balitbangkes serta publikasi jurnal ilmiah.

Cahyorini, ST., M.T.

Anggota Tim

Bergabung di kementerian kesehatan sebagai peneliti di Badan Litbangkes dengan fokus pada masalah lingkungan. Sekarang menjadi Analis Kebijakan di Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. Berlatar pendidikan S1 dan S2 Teknik Lingkungan, ITB. Saat ini bergabung dalam Tim Kerja Tata Kelola Transformasi Kesehatan.

Noviyanti Liana Dewi, SKM

Memulai karir di Kementerian Kesehatan sebagai peneliti bidang kesehatan masyarakat dengan latar pendidikan Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Saat ini sebagai Administrator Kesehatan Ahli Pertama serta bergabung sebagai anggota Tim Kerja Kebijakan Transformasi Kesehatan di Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global.

Eddy Purwanto, ST, MKM

Administrator Kesehatan Ahli Madya di Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global BKPK, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Dengan latar belakang pendidikan Magister Kesehatan Masyarakat, beliau memiliki pengalaman lebih dari dua dekade dalam riset kesehatan nasional dan tata kelola kesehatan strategis. Perannya sebagai pejabat fungsional senior mencerminkan komitmen terhadap penguatan prioritas kesehatan nasional melalui sinkronisasi kebijakan, dan kolaborasi lintas sektor.

Khadijah Azhar, SKM, MKM

Analis Kebijakan yang saat ini tergabung dalam Tim Kerja Kebijakan Tata Kelola Transformasi Kesehatan. Latar belakang akademik mencakup Kesehatan Lingkungan (S1) dan Biostatistik (S2) dari FKM UI. Perjalanan karir di Kementerian Kesehatan dimulai sebagai peneliti di Badan Litbangkes, dengan pengalaman penelitian dan publikasi ilmiah. Sejak 2022 melanjutkan studi doktoral di bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat untuk memperdalam pemahaman dan berkontribusi bagi pengembangan kebijakan kesehatan berbasis bukti

Ketua Tim kerja Dukungan Manajemen

Audra Heningtyas, SKM, MKM

Seorang perencana ahli muda yang memiliki latar belakang pendidikan Kesehatan Masyarakat, menyelesaikan studi S1 Kesehatan Masyarakat di FKM UI Depok pada tahun 2005, dan Magister Kesehatan Masyarakat UI pada tahun 2018. Saat ini bertugas sebagai Ketua Tim Kerja Dukungan Manajemen Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global yang menangani administrasi umum Pusjak, pengurusan nominasi penugasan pada pertemuan internasional dan perpanjangan Tenaga Kerja Asing Bidang Kesehatan.

Anggota

Tinton Mohammad Akbar, S.IP, MKM

Menjadi seorang perencana pada tahun 2020, saat ini tergabung dalam Tim Kerja Dukungan Manajemen. Dalam pekerjaan saya sekarang, saya terlibat dalam penyusunan Rencana Aksi Kegiatan, Rencana Kerja Tahunan, serta monitoring dan evaluasi program untuk memastikan bahwa setiap target dan indikator yang disusun benar-benar relevan dan dapat diukur.

Indri Dwi Astuti, S.Ak

Perencana Ahli Pertama dengan latar belakang pendidikan S1 Akuntansi (2015), saat ini bertugas sebagai Tim Perencana Dukungan Manajemen, Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global. Memiliki peran dalam perencanaan, monitoring evaluasi, analisis data kinerja program kesehatan.

Eko Prawira Niagara, SE

Perencana Ahli Pertama, saat ini bertugas sebagai anggota Tim Kerja Dukungan Manajemen di Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global, Badan Penelitian dan Pengembangan kesehatan. Latar belakang pendidikan Sarjana Ekonomi Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.

Adhe Ubaidillah, S.A.P.,MKM

Saat ini menjalankan tugas sebagai anggota Tim Kerja Dukungan Manajemen di Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global, Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Jabatan fungsional yang diemban saat ini adalah Analis Anggaran Ahli Pertama, dengan tanggung jawab utama dalam analisis, evaluasi, dan penyusunan anggaran yang mendukung kegiatan di lingkungan Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global. Latar belakang pendidikan terakhir adalah Magister Ekonomi Kesehatan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, yang diselesaikan pada tahun 2024.

Cory, S.IP, M.A

Seorang Analis SDM Aparatur yang memiliki latar belakang pendidikan Ilmu Administrasi Negara, menyelesaikan studi S1 di FISIP Universitas Padjadjaran pada tahun 2010, dan Magister Pengembangan SDM di Universitas Indonesia pada tahun 2018. Saat ini bertugas sebagai Anggota Tim Kerja Dukungan Manajemen di PASKAL yang menangani terkait perencanaan SDM, pengadaan SDM, pengembangan SDM, kinerja pegawai, jabatan fungsional, kenaikan pangkat jabatan fungsional, tunjangan kinerja dan lainnya.

Ranti Suciati, S.Sos

Bergabung dengan tim kepegawaian PASKAL sejak tahun 2021. Saat ini menempati posisi sebagai anggota Tim Kerja Dukungan Manajemen, yang melaksanakan tugas terkait pengelolaan administrasi kepegawaian, yang mencakup proses kenaikan pangkat, pensiun, mutasi, penghargaan, MCU, absensi, cuti, pengembangan kompetensi dan lainnya.

Marthin Marietta, SE

Seorang Analis Pengelola keuangan APBN Muda yang memiliki latar belakang pendidikan Ekonomi Akuntansi dari Universitas Trisakti. Bergabung di Kementerian Kesehatan Pada Badan Penelitian dan Pengembangan kesehatan Sejak Tahun 2011 sebelum perubahan SOTK Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Masuk dalam Tim Administrasi umun di Unit Keuangan, malang melintang menjadi Verifikator,Operator SPM,Operator BMN bendahara Pengeluaran dan Pejabat Pembuat Komitmen. Saat ini bertugas sebagai Pejabat Pembuat Komitmen di PASKAL sejak 2022

Tuty Alawijah, SE

mempunyai latar belakang Diploma Manajemen Informasi Kesehatan dan Rekam Medis; pernah bekerja di PT Asuransi Allianz Life Indonesia Head Office sebagai Claim Administration (1999-2001) dan Finance Staff (2001-2004) Januari 2005 diterima menjadi CPNS sebagai Penyusun Laporan Keuangan di Puslitbang Pelayanan Teknologi Kesehatan, Badan Litbang Kesehatan sejak tahun 2010 - saat ini sebagai pelaksana administrasi dan pengelola keuangan kegiatan yang didanai dari Hibah Luar Negeri (GF, WB, USAID, WHO, ANU dan DFAT)

Shanty Aru Rahmawati, S.Sos

Bergabung dengan tim keuangan BKPK sebagai Analis Keuangan sejak tahun 2021 tetapi sudah mengemban tugas sebagai Bendahara Pengeluaran Pembantu sejak tahun 2020 sampai dengan sekarang, menjadi sebuah tantangan, pengalaman dan pembelajaran baru baginya dengan latar belakang pendidikan seorang Sarjana Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran Bandung. Saat ini ia sedang proses menunggu SK jabatan fungsional nya sebagai Pranata Keuangan APBN Penyelia.

Tamara Indah Widiyatmoko

Tamara mulai bergabung dengan Badan Kebijakan pembangunan Kesehatan (BKPK) Kemenkes RI pada Maret 2022, bertepatan dengan perubahan SOTK dari Balitbangkes menjadi BKPK Kemenkes. Ia merupakan seorang Pranata Keuangan APBN Terampil yang menyelesaikan pendidikan Diploma III Kebendaharaan Negara di Politeknik Keuangan Negara STAN pada 2021 silam. Saat ini, ia mengemban tugas sebagai anggota tim keuangan di Tim Kerja Dukungan Manajemen Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global, BKPK dan Bendahara Pengeluaran Pembantu untuk Tim Kerja Dukungan Manajemen dan Tim Kerja Humas, Data, dan Informasi Sekretariat BKPK.

Enjang Hendryatmoko, SE

Bergabung dengan tim keuangan BKPK sebagai Analis Keuangan sejak tahun 2021 tetapi mengemban tugas selain di Keuangan dimintakan pimpinan sebagai pelaksana Pengadaan Barang dan Jasa sejak tahun 2021 sampai sekarang dan sejak tahun 2022 juga dimintakan untuk membantu pengelolaan tim BMN KGTK

Heriana Sukara, SE.

Siswo Puput Pamungkas, A.Md.

Bekerja di Kementerian Kesehatan sejak Desember 2020 dengan SKMT Januari 2021, latar belakang pendidikan D-III Akuntansi di Diploma Institut Pertanian Bogor pada tahun 2018. Saat ini ditugaskan sebagai Pengelola Barang Milik Negara

Viet Fitriani Canberra

Sonthy Yulianty, SAP

Arsiparis Ahli Muda pada Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global. Latar belakang pendidikan dimulai dari DIII Sekretari AKSEK/LPK Tarakanita tahun 1993, lalu melanjutkan pendidikan S1 Administrasi Negara di STIAMI (Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia) tahun 2008. Awal bergabung dengan Badan Litbangkes tahun 2005 sebelum mengalami perubahan SOTK menjadi BKPK Kemenkes, sebagai Japlak Arsiparis kemudian dilantik menjadi fungsional Arsiparis Ahli Muda pada tahun 2018. Saat ini tergabung sebagai anggota Timker Dukman Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global sebagai verifikator persuratan dan bertanggung jawab dalam urusan kearsipan dan persuratan.

Ida Mufida, ST

awal bergabung di BKPK atau Balitbangkes pada 2006 sebagai Teknisi Litkayasa laboratorium fisika kimia, dgn latar belakang Analis kimia bogor, yang dilanjutkan dengan Teknik Kimia. menjadi anggota tim pada beberapa penelitian di balitbangkes, seperti SUTET di P. jawa, Pencemaran Mercury pada pertambangan emas di kalbar, dan pencemaran udara di pertambangan batubara di kalimantan selatan. mulai tahun 2012 bergabung dengan tim keuangan, saat ini sebagai pranata keuangan APBN Mahir pada timker Dukman Pusjak Paskal dan telah selesai menempuh pendidikan S2 Manajemen Keuangan.

Mohamad Solichin

Arsiparis Mahir di Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global, latar belakang Diploma III Kearsipan Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro dan menempuh pendidikan DIV Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di Universitas Terbuka. Bertanggungjawab di Central File, Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global dalam pengelolaan arsip dinamis aktif, arsip statis, arsip vital dan arsip terjaga

Evi Kurniasih

Bekerja di Kementerian Kesehatan sejak Maret 1993, Saat ini tergabung sebagai anggota Timker Dukman Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global sebagai Pengelola Instalasi Air dan Listrik.

Deni Ibnu Sahni

Bekerja di Kementerian Kesehatan sebagai TEKNISi di Pusat Kebijakan Strategi…mendekati masa Pensiun

Azis Muslim

Bekerja di Kementerian Kesehatan dan saat ini tergabung Sebagai Anggota Timker Dukman di Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global sebagai pengelola arsip di Central File

Nurhasan

Bekerja di Kementerian Kesehatan dan saat ini tergabung Sebagai Anggota Timker Dukman di Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global sebagai pengelola arsip dan aktif di bidang Keagamaan

Novauzi Elfrasatriyo, A.Md

Putry Isti Syaprilida, S. HI

Dita Lestari, Se

Bunga Ramadani, S.I.P.

Bunga adalah Analis Kerjasama Luar Negeri dengan latar belakang pendidikan Ilmu Hubungan Internasional dari Universitas Gadjah Mada (2008). Kedekatannya dengan isu-isu pembangunan di akar rumput diawali dengan penugasan sebagai Pengajar Muda di Kepulauan Tanimbar, Maluku (2014). Selepasnya, Bunga bergabung dengan tim Pencerah Nusantara CISDI dan terlibat dalam program penguatan layanan kesehatan primer di Puskesmas Onembute, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (2017). Ketertarikannya pada ranah kebijakan publik muncul ketika Bunga bergabung di Center for Indonesian Policy Studies (2019) dan mengadvokasi isu keterjangkauan pangan bergizi untuk semua. Saat ini Bunga meniti karir sebagai ASN di Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global Kementerian Kesehatan, khususnya pada bagian Administrasi Hubungan Luar Negeri. Di waktu luangnya, Bunga aktif di komunitas Pita Tosca Indonesia. Sebuah kelompok dukungan yang berfokus pada edukasi, deteksi dini, dan pendampingan pasien gangguan tiroid di Indonesia.

Muhammad Fadli

Seorang Pranata Komputer Terampil yang memiliki latar belakang pendidikan IT, menyelesaikan studi D3 Manajemen Informatika di Universitas Lampung Tahun 2012. Bergabung dengan Badan Kebijakan pembangunan Kesehatan (BKPK) Kemenkes RI pada Maret 2022, bertepatan dengan perubahan SOTK dari Balitbangkes menjadi BKPK Kemenkes. Saat ini bertugas sebagai Anggota Dukungan Manajemen Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global yang menangani TI dan pengurusan nominasi penugasan pada pertemuan internasional dan perpanjangan Tenaga Kerja Asing Bidang Kesehatan.

Heru Kurniawan, S.IP

Seorang Analis Kebijakan yang memiliki latar belakang pendidikan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, di Universitas Nasional tahun 2005. Bergabung dengan di Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan pada tahun 2023. Saat ini bertugas sebagai anggota Tim Kerja Dukungan Manajemen Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global yang menangani pengurusan administrasi penugasan Delegasi pada pertemuan internasional, administrasi perpanjangan masa kerja Tenaga Kerja Asing Bidang Kesehatan, Administrasi pembebasan pajak barang impor dari NGO

Salahudin Aly, SE

Salahudin Aly, lulusan S1 Ekonomi Pembangunan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tahun 2023, saat ini bekerja sebagai pegawai negeri di Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global. Pengalaman kerja meliputi Internal Audit di PT Mandala Multifinance Tbk, Quality Assurance di PT Bina Artha Ventura, dan Trainer Muda di The Indonesia Capital Market Institute.

Ahmad Rezha Gumilar, A.Md

Ahmad Rezha lulusan D3 Manajemen Informatika di Bina Sarana Informatika, bekerja di kementerian kesehatan dari tahun 2010, saat ini sebagai Pranata Sumber Daya Manusia Aparatur Terampil di Pusat Kebijakan Strategi dan tata Kelola Kesehatan Global.

Didi Prayitno, A.Md

Didi Prayitno lahir di Jakarta tanggal 14 Oktober 1989, merupakan seorang lulusan BSI jurusan D3 Teknik Komputer tahun 2010 yang memulai karirnya tahun 2011 sebagai tenaga pembantu untuk verifikasi berkas kelengkapan SPJ Keuangan Rifaskes tahun 2011 di Badan Litbang Kesehatan (sekarang bertransformasi sebagai Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan/BKPK). Ia ditugaskan sebagai Sekretaris Pimpinan Eselon II sejak tahun 2019. Kemudian terhitung mulai tanggal 1 Oktober 2025, Ia resmi menjadi PPPK sebagai Pengelola Layanan Operasional di Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global, BKPK.

Wardana, A.Md

Bekerja di Kementerian Kesehatan sejak Desember 2013 dengan latar belakang pendidikan D-III Perpajakan di STIAMI. Saat ini ditugaskan sebagai Administrasi di Timker Multilateral.

Chaerul Permana

Mulai bergabung dengan Badan Kebijakan pembangunan Kesehatan (BKPK) Kemenkes RI pada Maret 2017, saat masih bernama Balitbangkes Kemenkes. merupakan seorang Pranata Komputer yg hanya menyelesaikan jenjang pendidikan hingga SMU saja pada tahun 2000 . Saat ini mengemban tugas sebagai anggota tim Regional di Tim Kerja Dukungan Manajemen Pusat Kebijakan Strategi dan Tata Kelola Kesehatan Global - BKPK