Ujicoba Survei Kesehatan Indonesia 2023

555

Jakarta– Kegiatan uji coba Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 mulai dilangsungkan hari ini (14/11). Kegiatan dilaksanakan secara daring dan luring di tiga lokasi yakni di Kota Bekasi di Jawa Barat, Kabupaten Karanganyar di Jawa Tengah, dan Kota Palu Sulawesi Tengah menghadirkan sebanyak 30 enumerator dari daerah masing-masing.

Kepala Pusat Kebijakan (Pusjak) Upaya Kesehatan Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) kementerian Kesehatan RI (Kemenkes RI) Pretty Multihartina, berkesempatan membuka kegiatan secara resmi secara daring di Jakarta (14/11).  Dalam paparannya Pretty menjelaskan tujuan SKI sebagai pengganti nama dari Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) adalah untuk menilai status kesehatan masyarakat, menentukan Indek Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM) di tingkat kabupaten/kota serta untuk mendapatkan angka stunting, wasting dan underweight di tingkat kabupaten/kota.

Baca Juga  Vaksinasi Booster di Kawasan BRIN Pasar Jumat Berlangsung Lancar

“Data SKI nantinya akan digunakan sebagai data dasar penyusunan RPJMN 2024-2029 dalam pemerintahan yang akan datang, juga sebagai evaluasi pembangunan gizi masyarakat serta sumber data dan capaian beberapa indikator SDG’s dan bagi provinsi dan kabupaten/kota sebagai data dasar penyusunan program pembangunan kesehatan di daerahnya,” tambah Pretty.

Lebih lanjut Pretty mengungkapkan persiapan SKI telah melalui koordinasi dengan berbagai pihak termasuk Badan Pusat Statistik (BPS) dalam menentukan sampel, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), para akademisi sebagai pakar, organisasi profesi dan proses pengusulan izin etik karena adanya pengambilan darah terhadap responden.

Kegiatan uji coba SKI merupakan salah satu tahapan dalam persiapan SKI 2023. Pada uji coba yang berlangsung selama 13 hari hingga 26 November 2022 mendatang, dilakukan pendalaman terhadap kuesioner serta uji pengumpulan data di lapangan pada hari kesembilan.

Baca Juga  Sosialisasi Permenkes 27 Tahun 2022, BKPK Ajak Sektor Swasta dalam Pembiayaan Kesehatan

Output kegiatan ini diharapkan menghasilkan masukan untuk perbaikan pengorganisasian lapangan, alur kuesioner, dan program entri SKI 2023. (Penulis Ahdiyat Firmana/Editor Fachrudin Ali)