Peran Penting Pranata Humas Sebagai Ujung Tombak Penyampai Informasi

353

Jakarta– Ikatan Pranata Humas Indonesia (Iprahumas) bekerjasama dengan Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI (BKPK Kemenkes) menggelar acara Outlook Humas Pemerintah 2024 dengan tema: “Peran Pranata Humas Indonesia untuk Mewujudkan Indonesia Sehat dan Maju” pada Jumat (15/12). Acara yang bertempat di Ruang Rajawali Gedung Pelayanan Publik BKPK Kemenkes ini mengundang seluruh pranata humas yang ada di Kementerian/lembaga di Pusat dan Daerah, serta organisasi kehumasan lain di Indonesia.

Mengawali acara, Ketua Umum Iprahumas Thoriq Ramadhani menyampaikan laporan bahwa acara Outlook humas pemerintah 2024 ini merupakan salah satu program kerja nasional dari DPP Iprahumas untuk memberikan gambaran pengelolaan kehumasan pemerintah di tahun ini dan juga tahun mendatang. Output dari kegiatan ini diharapkan dapat memberikan masukan, rekomendasi mengenai penting dan strategisnya humas pemerintah dalam menyukseskan program dan kebijakan pemerintah.

Sekretaris BKPK, Nana Mulyana dalam sambutannya menyampaikan bahwa peran humas sangat strategis karena sebagai ujung tombak penyampai informasi yang sangat penting dalam rangka meningkatkan literasi masyarakat. Karena itu, Sekretaris BKPK mengharapkan kegiatan ini dapat menghasilkan rumusan-rumusan strategi komunikasi yang baik kedepan. Penting bagi para pranata humas dari lintas Kementerian/Lembaga untuk saling sharing informasi dan bersinergi sehingga informasi-informasi yang penting, tak terkecuali dari sektor kesehatan, sampai ke Kementerian/Lembaga lain sehingga bisa saling menginformasikannya ke publik.

Baca Juga  Diseminasi Hasil SKI 2023 Bersama Tim Pakar

“Kedepannya tugas pranata humas tidak hanya menginformasikan capaian program-program pemerintah di masing-masing Kementerian tetapi yang tidak kalah penting adalah sebagai penggerak untuk meningkatkan literasi masyarakat dalam berbagai sektor,” jelas Nana.

Senada dengan Nana Mulyana, Usman Kansong Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika menyampaikan harapannya untuk pranata humas kedepan.

Usman Kansong mengatakan bahwa baru-baru ini hasil skor pengukuran Indeks Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik mengalami kenaikan secara keseluruhan. Ini artinya, kinerja pengelola informasi dan komunikasi publik pada tahun 2023 menunjukkan kecenderungan yang lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Dikatakan Usman bahwa kemajuan ini tidak lepas dari kinerja pranata humas.

Baca Juga  Calling All Genomics Enthusiast

Pengukuran ini penting karena pengelola informasi dan komunikasi publik yang dilaksanakan secara efektif dan efisien dapat membantu instansi pemerintah untuk membentuk dan mempertahankan organisasi-organisasi serta keterlibatan masyarakat dalam proses-proses kebijakan dan pelaksanaan program-program pemerintah.

Karena itu, ungkap Usman, pranata humas perlu  untuk terus meningkatkan kompetensi agar pengelolaan komunikasi publik kita mengedapankan inovasi dan kreatifitas. Untuk meningkatkan kompetensi kita dapat belajar pada sesama rekan seprofesi ataupun sektor privat.

“Kita perlu membuka luas cakrawala kita agar tidak tertinggal dinamika yang terjadi di masyarakat. Pranata Humas perlu mempelajari tren yang berkembang bahkan mengerakkan tren komunikasi publik nasional,” himbau Usman.

Usman juga mendorong agar pranata humas memperbanyak sharing knowledge diantara sesama pranata humas karena Usman yakin banyak pranata humas yang berprestasi dan memili kompetensi  yang membanggakan

Baca Juga  BKPK Lakukan Advokasi dan Sosialisasi Kebijakan Pembiayaan Kesehatan d Kota Depok

“Saatnya pranata humas memperkuat profesi ini sehingga kompetensi yang dimiliki semakin meningkat tanpa melihat faktor pembeda,” pungkasnya.

Acara Outlook Humas Pemerintah 2024 juga diisi dengan paparan dari Wakil Ketua Iprahumas Dyah Rachmawati Sugiyanto yang ditindaklanjuti dengan sesi tanggapan dengan menghadirkan penanggap dari Ketua Umum Perhumas, Ketua Umum Perhumasri, Ketua Umum ASPIKOM, CEO PR Indonesia, CEO NoLimit Indonesia.

Adapula Diskusi Panel yang  menghadirkan Bhayu Sugarda dari Humas APPRI, S. Bekti Istiyanto Ketua Umum ASPIKOM, Asmono Wikan selaku CEO PR Indonesia, Aqsath Rasyid Naradhipa selaku CEO No Limit Indonesia dan Wakil Ketua Iprahumas Dyah R. Sugiyanto. (Penulis Kurniatun K/Edit Timker Humdatin)