Pelantikan sebagai Momentum Perubahan Kinerja Lebih Baik

43

Jakarta SekretarisBadan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Etik Retno Wiyati melantik dan mengambil sumpah Jabatan Pejabat Fungsional dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan BKPK pada hari Jumat (19/3). Enam belas pegawai yang dilantik dan diambil sumpah terdiri tiga orang pejabat fungsional dan 13 orang PPPK.

Dalam sambutannya, Etik berharap pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dapat dijadikan momentum berharga untuk melakukan perubahan kinerja ke arah yang lebih baik. Selain itu ia berharap para pejabat  fungsional dan PPPK yang baru saja dilantik dapat melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai dengan  peraturan dan keahliannya untuk menghasilkan kinerja yang lebih baik.

“BKPK yang didukung oleh pejabat fungsional dan PPPK harus mampu bertransformasi menjadithink tankKementerian Kesehatan. Seluruh kebijakan harus berdasarkan evidence based. Ini menjadi tugas kita bersama,” ujar Etik.

Baca Juga  Analisis Data Klaim JKN untuk Kebijakan Tepat

Etik megatakan Kementerian Kesehatan sedang berupaya melakukan proses transformasi sistem kesehatan yang berfokus pada enam pilar. Keenam pilar tersebut adalah transformasi sistem pelayanan kesehatan primer; transformasi sistem pelayanan kesehatan rujukan; transformasi sistem ketahanan kesehatan; transformasi sistem pembiayaan kesehatan; transformasi sumber daya manusia kesehatan; dan transformasi sistem teknologi kesehatan.

Keenam pilar transformasi tersebut menuntut adanya perubahan struktur organisasi dan kebijakan termasuk kebutuhan dan peran pejabat fungsional di BKPK. Perubahan struktur dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk menciptakan organisasi yang agile, fleksibel, dan profesional.

Lebih lanjut Etik mengimbau agar para pegawai BKPK dapat menunjukkan diri sebagai ASN yang BerAKHLAK bangga melayani bangsa, serta selalu berorientasi terhadap Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Etik pun menyinggung tentang penerapan budaya kerja baru yaitu Eksekusi Efektif, Cara Kerja Baru, dan Pelayanan Unggul.

Baca Juga  Kemenkes RI dan Perwakilan Zimbabwe Bahas MoU Bidang Kesehatan

Pada kesempatan ini Etik juga meminta kepada pegawai yang di lantik agar mempunyai wawasan jauh kedepan dan mampu melakukan terobosan yang positif melalui pemikiran yang kreatif, inovatif, dan sistematik untuk kepentingan organisasi. Sebagai pejabat fungsional, Etik  berpesan untuk memberikan makna dan ketulusan dalam setiap pekerjaan yang lakukan.

Berikut ini adalah daftar nama  pejabat fungsional  dan PPPK yang dilantik:

  1. Erna sebagai JFT Penata Laksana Barang Mahir
  2. Nyoman Fitri sebagai JFT Adminkes Ahli Pertama
  3. Dedy Widjaya sebagai JFT Arsiparis Ahli Pertama
  4. Nurul Kartikawati sebagai PPPK Administrator Kesehatan Ahli Pertama
  5. Siti Mulyani sebagai PPPK Administrator Ahli Pertama
  6. Rr Harshinta Puspitasari sebagai PPPK Administrator Ahli Pertama
  7. Refliyana sebagai PPPK Administrator Ahli Pertama
  8. Hendrik Rudiansyah sebagai PPPK Administrator Ahli Pertama
  9. Rahmawati Martha Putri sebagai PPPK Analis Kebijakan Ahli Pertama
  10. Indra Cans Yunina sebagai PPPK Analis Kebijakan Ahli Pertama
  11. Siti Arda Mauliti sebagai PPPK Analis Kebijakan Ahli Pertama
  12. Achmad Syarif sebagai PPPK Arsiparis Ahli Pertama
  13. Eka Sri Setyaningsih sebagai PPPK Arsiparis Terampil
  14. Eko Prawira Niagara sebagai PPPK Perencana Ahli Pertama
  15. Fitri Mardiyanti sebagai PPPK Perencana Ahli Pertama
  16. Nowo Setiyo Raharjo sebagai PPPK Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Pertama
Baca Juga  Prinsip Gotong Royong, Yang Sehat Membantu Yang Sakit

(Penulis Irwan Fazar Wibowo Edit Timker HDI)