Kunjungi BKPK, USI Harapkan Perkuat Jejaring

23

Jakarta – Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali mendapat kunjungan dari mahasiswa program Doktor dan Pasca Sarjana Universitas Strada Indonesia (USI) Kediri, Jawa Timur. Mewakili BKPK, Kepala Pusat Kebijakan Sistem Sumber Daya Kesehatan (Pusjak SSDK) Lupi Trilaksono didampingi Analis Kebijakan Ahli Madya Syahrul Aminullah menyambut kedatangan rombongan pada Kamis (21/5).

Dalam sambutannya, Lupi menyampaikan bahwa BKPK memiliki mandat strategis dalam merumuskan dan memberikan rekomendasi kebijakan pembangunan kesehatan yang berbasis bukti atau evidence-based policy. Dijelaskannya bahwa kebijakan kesehatan yang tepat tidak hanya lahir dari kebutuhan di lapangan, tetapi juga dari dukungan data, riset, dan inovasi akademik. Dan oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, akademisi, dan praktisi menjadi sangat penting.

“Kami mengapresiasi pihak USI yang telah mengagendakan kunjungan ke instansi kami. Ini menunjukkan komitmen universitas untuk membekali mahasiswanya dengan pemahaman yang komprehensif, tidak hanya dari sisi teoritis, tetapi juga dari sisi bagaimana penerapan kebijakan kesehatan dilaksanakan,” ujar Lupi.

Baca Juga  Belajar Lebih Mendalam Mengenai Agenda Setting

Dalam 2 tahun ini sudah ketiga kalinya para mahasiswa USI berkunjung ke BKPK. Pada kesempatan kali ini dosen pendamping USI, Yenni Puspitasari menyampaikan tujuan kunjungan USI ke BKPK adalah untuk mendapatkan pemahaman mengenai BKPK dalam menghasilkan kebijakan berbasis bukti untuk penguatan sistem kesehatan nasional. Selain itu juga untuk mendapat wawasan tentang proses penyusunan rekomendasi kebijakan, evaluasi program dan pemanfaatan data kebijakan.

“Hari ini kita akan belajar langsung dari ahlinya, di mana kita akan menemukan bagaimana bukti ilmiah diterjemahkan menjadi sebuah kebijakan, rekomendasi teknis, dan juga pedoman dalam pembangunan kesehatan, yang hanya bisa dilakukan melalui interaksi seperti yang kita lakukan sekarang,” ujar Yenni.

Ia juga menyampaikan harapannya agar setelah kunjungan ini para mahasiswa mendapatkan inspirasi dalam menyusun tesis atau disertasi yang nantinya dalam prosesnya dapat menjadi pengambil kebijakan di daerah masing-masing. Karena itu ia menghimbau agar para mahasiswa menggunakan kesempatan ini untuk berdiskusi dan bertanya dengan kritis serta membangun jejaring dengan BKPK sebagai bekal nantinya kembali ke daerah masing-masing.

Baca Juga  SKI 2023, Strategi Dapatkan Data Terbaik

Kepala Pusjak SSDK berkesempatan menyampaikan kuliah umum berjudul Ekonomi Kesehatan, Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Transformasi Kebijakan Kesehatan Nasional kepada para mahasiswa yang hadir. Dalam paparannya Lupi menjelaskan bahwa cakupan kepesertaan program JKN terus meningkat setiap tahunnya. Namun pertumbuhan peserta aktif (3%) tidak setinggi pertumbuhan cakupan peserta (15,2%). Karena itu diperlukan upaya mengaktifkan kembali 55,4 juta peserta JKN yang non aktif.

Terkait BKPK, Lupi menuturkan untuk menjalankan perannya dalam memastikan pembuatan kebijakan berbasis bukti, BKPK meningkatkan kapasitas dalam setiap tahap siklus pembuatan kebijakan dengan melakukan aktivitas-aktivitas seperti pemetaan kebijakan, mengumpulkan dan mensintesis bukti, strategi dan pengembangan kebijakan serta peninjauan produk kebijakan/regulasi.

Baca Juga  Menteri Kesehatan Serahkan Penghargaan Kompetisi Rekomendasi Kebijakan Kesehatan (SiBijaKs)  Award 2024

Sebelum menutup kuliah umumnya, Lupi menyampaikan bahwa BKPK telah melaksanakan berbagai survei kesehatan berskala nasional dengan koleksi data yang lengkap. BKPK terbuka jika mahasiswa dan dosen membutuhkan data untuk penelitian skripsi, tesis, disertasi atau apapun kebutuhan penelitian lainnya dan bisa mengakses melalui portal layanan data Kemenkes atau mengakses website BKPK.

“Semoga kunjungan ini dapat meningkatkan kompetensi, kualitas, serta produktivitas dan membawa manfaat besar bagi kedua belah pihak,” pungkasnya.

Setelah sesi diskusi dan tanya jawab usai, para mahasiswa USI melanjutkan kunjungan ke Perpustakaan dan Galeri BKPK dengan didampingi Tim Kerja Humas, Data dan Informasi. (Penulis: Kurniatun Karomah, Editor: Timker HDI)